Ranting Muhammadiyah Girik resmi berdiri dan menjadi ranting ke-12 di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Kegiatan pembentukan ranting tersebut dilaksanakan pada Kamis (2/1/2026) bertempat di rumah Sugeng Waluyo, calon Ketua PRM Girik terpilih.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan LPCRPM PDM Lamongan, anggota PCM Ngimbang, serta warga dan simpatisan Muhammadiyah Girik. Dalam musyawarah pembentukan, peserta sepakat mendirikan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Girik. Dengan demikian, Ranting Girik tercatat sebagai ranting ke-381 di PDM Lamongan.
Sebelum musyawarah resmi digelar, anggota Muhammadiyah Girik telah lebih dahulu melaksanakan pertemuan internal untuk memilih calon pimpinan ranting. Hasilnya, terpilih lima orang anggota pimpinan ranting, dengan Sugeng Waluyo sebagai calon ketua.
Dalam sambutannya, Sugeng Waluyo menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan warga Muhammadiyah Girik serta jajaran PCM Ngimbang. Ia juga berharap LPCRPM PDM Lamongan dapat memberikan arahan dan bimbingan agar PRM Girik dapat berjalan sesuai aturan organisasi.
Ketua PCM Ngimbang, Kuspan, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa berorganisasi di Muhammadiyah adalah hal yang menyenangkan dan bernilai ibadah jika diniatkan dengan ikhlas.
“Berorganisasi itu menyenangkan dan insyaallah menjadi jalan menuju surga apabila diniati dengan ikhlas,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa warga Muhammadiyah tidak perlu khawatir jika di kemudian hari menghadapi hambatan. Menurutnya, dakwah yang dilakukan dengan niat tulus, tanpa menyakiti pihak lain, insyaallah akan diterima masyarakat.
Kuspan turut menyinggung kiprah Muhammadiyah yang telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, termasuk dalam aksi-aksi kemanusiaan seperti penanganan bencana banjir di Aceh dan Sumatera.
Sementara itu, Tholin, S.E., mewakili Ketua LPCRPM PDM Lamongan dalam pengarahannya menukil Surat Ali Imran ayat 110 tentang umat terbaik yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.
Ia menjelaskan bahwa orang-orang yang hadir dalam pembentukan ranting tersebut adalah orang-orang terbaik, sehingga memiliki tanggung jawab untuk membina jamaah menjadi lebih baik, mewujudkan ranting yang unggul, serta mengembangkan amal usaha Muhammadiyah (AUM) yang berkualitas.
Sebagai landasan gerak organisasi, Tholin juga menegaskan pentingnya ketakwaan dan persatuan sebagaimana terkandung dalam Surat Ali Imran ayat 102 dan 103. Adapun untuk mencapai tujuan dakwah secara efektif, diperlukan wadah organisasi sebagaimana disebutkan dalam Surat Ali Imran ayat 104.
Ia menambahkan, kepemimpinan harus dijalankan dengan manajemen yang baik melalui perencanaan, pembagian tugas, pelaksanaan sesuai aturan organisasi, serta evaluasi, sebagaimana pesan Surat As-Shaff ayat 4.
Pengarahan kedua disampaikan oleh Sabih, Wakil Sekretaris LPCRPM PDM Lamongan. Ia menjelaskan secara teknis terkait administrasi pendirian ranting baru sesuai Surat Keputusan Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang pedoman pendirian cabang dan ranting.
Dalam kesempatan tersebut, Sabih menyerahkan sejumlah formulir administrasi kepada sekretaris PRM Girik untuk dilengkapi, di antaranya berita acara musyawarah anggota Muhammadiyah, usulan pengesahan pimpinan ranting, serta usulan pendirian ranting. Seluruh berkas tersebut selanjutnya akan dikirim ke PDM Lamongan guna memperoleh pengesahan resmi pendirian PRM Girik. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments