Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Ratna Ernawati Resmi Jadi Direktur RS Muhammadiyah Tuban Periode 2026-2030

Iklan Landscape Smamda
Ratna Ernawati Resmi Jadi Direktur RS Muhammadiyah Tuban Periode 2026-2030
Prof Mundakir melantik dr. Ratna Ernawati sebagai direktir RS Muhammadiyah Tuban. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Rumah Sakit Muhammadiyah (RSM) Tuban kini memiliki nakhoda baru. dr. Ratna Ernawati, Sp.OG resmi menjabat sebagai Direktur RSM Tuban untuk periode 2026-2030, menggantikan dr. Yenie Surveyanti, M.M. yang telah mengemban amanah pada periode 2022-2026.

Pergantian kepemimpinan ini dilaksanakan pada Rabu (1/4/2026). Serah terima jabatan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah strategis organisasi dalam menjaga kesinambungan tata kelola rumah sakit, serta memperkuat arah kebijakan pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai Muhammadiyah.

Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua, menyampaikan sejumlah pesan penting dalam pelantikan tersebut.

Menurut dia, selama empat tahun terakhir, kepemimpinan dr. Yenie Surveyanti, M.M. dinilai berhasil membawa berbagai kemajuan bagi RSM Tuban. Dedikasinya diapresiasi, terutama dalam masa pengembangan rumah sakit yang terus berbenah meningkatkan kualitas layanan.

“Keberhasilan tersebut menjadi fondasi penting bagi kepemimpinan berikutnya untuk melanjutkan program strategis, termasuk penguatan infrastruktur dan peningkatan mutu pelayanan pasien,” katanya.

Dikatakan Mundakir, di bawah kepemimpinan dr. Ratna Ernawati, Sp.OG, RSM Tuban diharapkan mampu melakukan lompatan besar dalam menjawab tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks.

“Salah satu momentum penting dalam masa kepemimpinan baru ini adalah peresmian gedung rawat inap baru, yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kepada masyarakat. Transformasi layanan, inovasi berbasis teknologi, serta penguatan sistem manajemen rumah sakit menjadi fokus utama ke depan,” jabarnya.

Ratna Ernawati Resmi Jadi Direktur RS Muhammadiyah Tuban Periode 2026-2030
Foto bersama usai serah terima direktur RS Muhammadiyah Tuban. Foto: Istimewa

Mundakir juga menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, pergantian direktur bukanlah indikator kegagalan, melainkan strategi organisasi untuk menjaga keberlangsungan dan perkembangan rumah sakit.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada dr. Yenie Surveyanti, M.Kes yang telah menjalankan tugas dengan baik. Dan selamat kepada dr. Ratna Ernawati, Sp.OG atas amanah baru sebagai Direktur RSM Tuban periode 2026-2030,” ujarnya.

Kedua, Mundakir menekankan bahwa tantangan rumah sakit ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, direktur baru diharapkan mampu menghadirkan lompatan-lompatan visioner, adaptif terhadap perubahan, serta mampu mengantisipasi dinamika sektor kesehatan.

Ketiga, dia menyoroti pentingnya kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif. Menurutnya, keberhasilan rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh sosok pemimpin, tetapi juga oleh kekompakan seluruh elemen organisasi.

“Pemimpin tidak bisa bekerja sendiri. Harus mampu menjaga soliditas karyawan dan memperkuat budaya kebersamaan. Jangan sampai terjadi konflik atau kubu-kubuan di antara karyawan,” tegasnya.

Dengan kepemimpinan baru, terang Mundakir, RSM Tuban diharapkan semakin berkembang sebagai rumah sakit yang unggul, profesional, dan berdaya saing, sekaligus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam berkemajuan.

“Pergantian ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terus meningkat, seiring dengan tuntutan zaman dan kebutuhan publik yang semakin kompleks,” pungkanya. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡