SD Muhammadiyah 12 (SDM Dubes) Surabaya tengah bersukacita merayakan miladnya yang ke-58 tahun. Perayaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat syiar dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekitar Dupak Jaya, Surabaya.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 12 Surabaya, Lin Hidayati, S.Pd., menyampaikan bahwa melalui peringatan milad ini, sekolah ingin menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang bermanfaat bagi lingkungan.
”Kami ingin mensyiarkan kepada masyarakat bahwa keberadaan SD Muhammadiyah 12 Surabaya alhamdulillah bisa memberikan kontribusi terkait pendidikan dan kebermanfaatan bagi warga sekitar,” ujarnya.
Kemeriahan milad ke-58 ini dikemas dalam tiga agenda besar yang melibatkan seluruh elemen sekolah dan warga:
Pertama, Jalan Sehat: Diikuti oleh sekitar 450 peserta yang terdiri dari seluruh siswa, wali murid, serta jajaran ustaz dan ustazah. Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kebugaran fisik keluarga besar sekolah.
Kedua, Dubes Berbagi: Sebagai bentuk kepedulian sosial, sekolah mengundang warga di sekitar kawasan Dupak Jaya untuk menerima bantuan paket sembako. Program ini diharapkan dapat meringankan beban sesama dan memperkuat hubungan baik antara sekolah dengan lingkungan sekitar.
Ketiga, Parenting Wali Murid: Agenda ini menjadi salah satu pilar penting dengan mengusung tema “Penggunaan Gawai Secara Bijak”. Fokus utamanya adalah mendukung tumbuh kembang dan pembentukan karakter anak di era digital.
Dalam agenda parenting, Bu Lin menekankan pentingnya kesadaran orang tua dalam mengawasi penggunaan teknologi. Sekolah berupaya menyelaraskan peran antara guru dan keluarga agar anak-anak tetap tumbuh menjadi generasi yang tangguh.
”Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran orang tua tentang pengasuhan di era digital saat ini, serta menyelaraskan peran sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi Qurani yang berakhlakul karimah,” imbuhnya.
Memasuki usia yang lebih dari setengah abad, SD Muhammadiyah 12 Surabaya memiliki visi besar untuk terus berkembang. Bu Lin berharap sekolah yang dipimpinnya semakin dikenal luas dan konsisten melahirkan lulusan yang berkualitas.
”Kami berharap SD Muhammadiyah 12 Surabaya semakin maju dan dikenal masyarakat. Semoga sekolah kami tetap bisa mencetak generasi-generasi Qurani yang memiliki karakter Islami, cerdas, dan berakhlakul karimah,” harapnya.
Perayaan Milad SDM Dubes juga mendapatkan apresiasi khusus dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bubutan Surabaya. Wakil Ketua PCM Bubutan Bidang Pendidikan, Drs. H. Sholeh A. Zuhri, M.Si., menyatakan bahwa sekolah ini telah tumbuh menjadi salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang paling mapan di lingkungannya.
Sholeh Zuhri mengungkapkan bahwa PCM Bubutan terus memantau perkembangan SDM Dubes secara intensif. Hasil pantauan menunjukkan bahwa sekolah ini telah berjalan dengan sangat baik, terutama dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif bagi siswa dan tenaga pendidik.
”Dubes ini termasuk AUM yang sudah mapan menurut pandangan PCM. Kegiatannya berjalan baik, dan yang terpenting, suasana pembelajarannya lebih kondusif dan berkualitas,” ujarnya.
Meski tidak menampik adanya dinamika atau “gesekan” kecil dalam perjalanan organisasi, ia juga memuji kemampuan pihak sekolah dalam menyelesaikannya dengan cara yang bijak dan kekeluargaan.
Sebagai bentuk nyata apresiasi terhadap prestasi dan kerja keras para guru, PCM Bubutan berencana memberikan penghargaan khusus. Meskipun bentuk penghargaannya masih dalam tahap penentuan, kebijakan ini diambil untuk memacu semangat para pendidik agar terus meningkatkan kualitas pengajaran di SDM Dubes.
Sholeh Zuhri pun juga menitipkan pesan agar SDM Dubes tidak cepat berpuas diri. Mengingat persaingan antar lembaga pendidikan yang semakin ketat, beliau mendorong para guru untuk terus belajar dan berinovasi, diantaranya:
Pertama, Peningkatan Kualitas: Guru didorong untuk terus meningkatkan kapasitas profesionalitasnya agar tetap relevan dengan tantangan zaman.
Kedua Menjaga Kepercayaan Masyarakat: Prestasi yang telah diraih harus dipertahankan bahkan ditingkatkan guna memperkuat kepercayaan wali murid dan masyarakat luas terhadap kualitas pendidikan Muhammadiyah.
Ketiga, Daya Saing: Dengan kualitas yang terus terjaga, diharapkan SDM Dubes mampu bersaing secara sehat dengan lembaga pendidikan lainnya, baik di tingkat lokal maupun nasional.
”Mudah-mudahan ke depan Dubes semakin maju dan masyarakat semakin percaya. Kita harus terus menjaga prestasi dan kualitas agar tetap unggul dalam persaingan,” pungkasnya.





0 Tanggapan
Empty Comments