Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Regu HW SD Musaba Tampil Beda di Gerak Jalan HUT RI Babat

Iklan Landscape Smamda
Regu HW SD Musaba Tampil Beda di Gerak Jalan HUT RI Babat
Regu 1 Putra Gerak Jalan SD Musaba (Khusnia Rahmawati/PWMU.CO)
pwmu.co -

Regu Gerak Jalan SD Muhammadiyah 1 Babat (SD Musaba) tampil percaya diri mengenakan seragam Hizbul Wathan (HW) dengan kombinasi sederhana pada lomba Gerak Jalan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Babat, Jumat (22/8/2025). Acara berlangsung meriah dengan diikuti ribuan peserta dari puluhan lembaga pendidikan di Kecamatan Babat.

SD Musaba memberangkatkan empat regu, terdiri atas dua regu laki-laki dan dua regu perempuan. Keempat regu tampil dengan seragam Hizbul Wathan yang dipadukan dengan aksesori hasil kreasi guru-guru SD Musaba. Beberapa guru yang memiliki keterampilan menjahit dan menyablon turut andil dalam menyiapkan atribut kostum, sehingga seragam tampil lebih menarik tanpa harus membeli perlengkapan baru.

Keunikan seragam HW membuat regu SD Musaba menjadi sorotan penonton. Sebab, kebanyakan peserta lain hanya menggunakan kaus merah putih atau kaus lembaga.

“Kita datang sebagai peserta lomba gerak jalan, namun terselubung maksud syi’ar kepanduan Hizbul Wathan. Karena jumlah sekolah Muhammadiyah tingkat SD/MI di Kecamatan Babat hanya ada delapan lembaga, jadi ini momentum yang tepat. Kita mendapat sorotan mata sekaligus syi’ar kepanduannya,” ujar pelatih gerak jalan SD Musaba, Dianda Arbi Prameswari.

Kegiatan gerak jalan kategori SD/MI ini dimulai pukul 07.00 dengan cuaca cukup terik. Start dari Lapangan Sawonggaling Babat dan finish di Perumahan Muhammadiyah Pucakwangi Babat. Dengan seragam HW yang dimodifikasi, siswa-siswi SD Musaba tampil penuh semangat dan gerakan yang tegas.

Kepala SD Muhammadiyah 1 Babat, Khusnia Rahmawati SAg MPd, menjelaskan alasan pemilihan seragam HW.
“Seragam Hizbul Wathan ini bukan sekadar pakaian biasa. Seragam HW adalah seragam kebesaran kepanduan Muhammadiyah, simbol perjuangan Panglima Jenderal Sudirman yang merupakan kader HW militan. Semangat berjuang inilah yang ingin kami gelorakan dan tumbuhkan pada siswa-siswi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kompetisi gerak jalan tidak harus membuat siswa terbiasa membeli kostum baru dari ujung kepala hingga kaki. Kreativitas memodifikasi pakaian yang sudah ada justru bisa menghadirkan penampilan berbeda. “Yang terpenting adalah siswa-siswi dididik untuk mampu menata kekompakan dan kerja sama dalam tim. Karakter ini penting ditanamkan sejak dini,” sambungnya.

Penampilan siswa-siswi SD Musaba dalam gerak jalan ini memberi inspirasi bahwa nilai-nilai kepahlawanan dapat terus ditumbuhkan melalui kegiatan positif. Gerak jalan bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga sarana menanamkan semangat disiplin, kebersamaan, dan cinta tanah air di kalangan pelajar. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu