Suasana tenang selepas shalat Subuh di Masjid Raya Mandala, Kompleks Masjid Al-Hikmah, Kelurahan Bambu Pemali, Kecamatan Merauke, Kabupaten Merauke, dipenuhi ratusan jamaah yang mengikuti kajian Subuh, Rabu pagi, 11 Maret 2026.
Kajian tersebut disampaikan oleh Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muchamad Arifin, dalam rangkaian kegiatan Rihlah Dakwah LDK PP Muhammadiyah di Merauke.
Dalam kajiannya, ustaz yang akrab disapa Ustaz Arifin ini mengajak jamaah menanamkan kesadaran spiritual bahwa setiap manusia hidup dalam pengawasan Allah SWT. Ia mengutip firman Allah dalam QS. Ali Imran ayat 5, yang menegaskan bahwa tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi dari pengetahuan Allah, baik di bumi maupun di langit.
Menurutnya, ayat tersebut memang tidak panjang, namun memiliki makna yang sangat dalam jika benar-benar dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. “Ayat ini sederhana, tetapi jika kita benar-benar menyadarinya, maka kita akan selalu berhati-hati dalam menjalani kehidupan,” ujarnya di hadapan jamaah yang memenuhi masjid.
Ustaz Arifin menggambarkan bahwa di era modern manusia mengenal teknologi CCTV untuk memantau berbagai aktivitas. Namun, pengawasan Allah jauh lebih sempurna dan tidak pernah keliru. Allah menugaskan dua malaikat, Raqib dan Atid, yang mencatat setiap amal perbuatan manusia dengan sangat teliti.
“Jika hari ini kita mengenal CCTV buatan manusia, maka sesungguhnya Allah memiliki ‘CCTV’ yang jauh lebih akurat. Malaikat Raqib dan Atid mencatat setiap perkataan, setiap perbuatan, bahkan niat yang kita lakukan. Semua catatan itu kelak akan ditampilkan ketika kita menghadapi pengadilan Allah di hari kemudian,” tuturnya.
Pesan tersebut membuat suasana kajian terasa hening dan penuh perenungan. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan kesadaran diawasi Allah sebagai kekuatan moral dalam menjalani kehidupan—baik dalam ibadah, pekerjaan, maupun dalam berinteraksi dengan sesama.
“Ketika kita sadar selalu diawasi Allah, maka kita akan malu untuk berbuat dosa, dan kita akan semakin bersemangat melakukan kebaikan,” pungkasnya.
Kajian Subuh ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dakwah yang menguatkan spiritualitas masyarakat Merauke, sekaligus menghadirkan pesan keimanan yang menyejukkan hati agar setiap Muslim senantiasa menjaga langkah hidupnya di bawah pengawasan Allah SWT. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments