
PWMU.CO – Sebagai wujud komitmen dalam pembinaan spiritual keluarga besar rumah sakit, RS PKU Muhammadiyah Surabaya secara konsisten menyelenggarakan pengajian rutin setiap dua pekan sekali pada hari Rabu. Kegiatan yang telah berjalan dengan baik ini kembali digelar dan menjadi wadah penting untuk meningkatkan pemahaman keislaman serta mempererat ukhuwah islamiyah di antara seluruh karyawan, manajemen, dan pemangku kepentingan rumah sakit.
Pada pertemuan perdana di hari Rabu (14/5/2025), pengajian diisi oleh Ustaz Rofiq Munawi. Beliau menyampaikan tausiyah inspiratif tentang pentingnya menjaga keikhlasan dalam bekerja, khususnya di lingkungan pelayanan kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Rofiq juga menekankan bahwa setiap tenaga kesehatan di RS PKU Muhammadiyah harus senantiasa mengingat bahwa pekerjaan mereka adalah bagian dari ibadah.
Sementara itu, pada pertemuan Rabu kedua (28/5/2025), pengajian diisi oleh Ustadz Marzuki dengan tema khusus “Spirit Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM)”. Materi ini sangat relevan dengan visi RS PKU Muhammadiyah sebagai bagian dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yang dituntut untuk mencerminkan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek pelayanan.

“PHIWM merupakan pedoman hidup yang bersumber dari al-Quran dan Sunnah, yang dirumuskan untuk membentuk karakter warga Muhammadiyah agar seimbang dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa sebagai bagian dari AUM rumah sakit Muhammadiyah harus menjadi teladan dalam hal-hal berikut:
1. Memberikan pelayanan dengan penuh keikhlasan dan profesionalisme
2. Menjalin hubungan antar manusia (muamalah) yang baik dan harmonis
3. Menumbuhkan etos kerja Islami yang mengedepankan akhlak mulia
Selanjutnya, Ustaz Marzuki menyampaikan bahwa terdapat 11 poin pokok dalam PHIWM. Namun, pada kesempatan kali ini, fokus pembahasan diarahkan pada penerapannya di dunia kesehatan. Beberapa hal yang ditekankan antara lain:
‣ Integritas moral dalam memberikan pelayanan kepada pasien.
‣ Keadilan dan transparansi dalam manajemen rumah sakit.
‣ Kebersamaan dan gotong royong dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.
‣ Kepedulian sosial sebagai wujud nyata dari dakwah bil hal.
“RS PKU Muhammadiyah harus berbeda dengan rumah sakit lain, bukan hanya dalam hal kualitas medis, tetapi juga dalam nilai-nilai spiritual dan akhlak islami yang menjadi ciri khas Muhammadiyah,” imbuhnya.
Dampak dan Harapan ke Depan
Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta yang berasal dari berbagai unit kerja di RS PKU Muhammadiyah Surabaya. Banyak di antara mereka menyatakan bahwa pengajian ini tidak hanya menambah wawasan keislaman, tetapi juga memberikan motivasi untuk meningkatkan kualitas dalam bekerja dan beribadah.
Ke depan, pengajian rutin ini akan terus dikembangkan dengan tema-tema yang relevan dengan kebutuhan spiritual dan profesional tenaga kesehatan. Manajemen RS PKU Muhammadiyah Surabaya berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keislaman sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia. (*)
Penulis Muhammad Jamaluddin Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments