Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Malang menyelenggarakan kegiatan Studi Islam Ramadan (SIR) 1447 H yang diikuti oleh seluruh Amal Usaha Muhammadiyah bidang Kesehatan (AUMKes) di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang.
Kegiatan tersebut diikuti oleh RSI Aisyiyah Malang, RSIA Muhammadiyah Malang, Klinik Muhammadiyah Blimbing, dan Klinik Sumba Husada. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam empat gelombang pada (2–5/3/2026) di Masjid Al-Furqan RSI Aisyiyah Malang.
Kegiatan ini mengangkat tema “Pelatihan Dakwah Profesi di Rumah Sakit”. Melalui kegiatan tersebut, penyelenggara berupaya menumbuhkan kesadaran dakwah di kalangan tenaga kesehatan dan karyawan rumah sakit. Para peserta diajak memahami bahwa keberadaan mereka di lingkungan rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas profesional, tetapi juga dapat dimaknai sebagai bagian dari dakwah serta bentuk rasa syukur atas amanah yang diberikan Allah Swt.
Kepala Bagian Sumber Daya Insani dan Bina Rohani (Kabag SDI dan Binroh) RSI Aisyiyah Malang, Ns. Ani Budiati, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa rumah sakit Muhammadiyah–Aisyiyah memiliki peran penting sebagai sarana dakwah bil hal.
“Setiap profesi di rumah sakit, baik medis maupun nonmedis, adalah bagian dari gerakan dakwah. Pelayanan yang ramah, profesional, dan berintegritas merupakan cerminan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Kegiatan tersebut terselenggara melalui kerja sama dengan Majelis Tabligh PDM Kota Malang. Beberapa narasumber yang hadir dalam kegiatan ini antara lain Drs. Radix Mursenoadji selaku Ketua Majelis Tabligh PDM Kota Malang, Drs. Abdurrahim Said, M.A., selaku Wakil Ketua PDM Kota Malang, serta Jemi Anggara, S.Pd.I., M.Pd., selaku Ketua Dewan Pertimbangan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) RSI Aisyiyah Malang.
Dalam pemaparannya, para narasumber menyampaikan pentingnya internalisasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam setiap aspek pelayanan kesehatan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah bidang kesehatan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi landasan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dakwah profesi juga disampaikan sebagai salah satu pendekatan yang dapat memperkuat identitas AUMKes sebagai lembaga pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada aspek medis, tetapi juga memerhatikan nilai spiritual dan ideologis yang menjadi bagian dari gerakan Muhammadiyah.
Pelaksanaan kegiatan dalam empat gelombang dilakukan untuk menyesuaikan dengan jadwal pelayanan rumah sakit. Pengaturan tersebut bertujuan agar seluruh karyawan tetap dapat mengikuti kegiatan tanpa mengganggu operasional pelayanan kepada pasien.
Melalui kegiatan Studi Islam Ramadan ini, RSI Aisyiyah Malang berharap seluruh tenaga kesehatan dan karyawan di lingkungan AUMKes semakin memahami nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam menjalankan tugas pelayanan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat komitmen bermuhammadiyah serta mendorong setiap aktivitas pelayanan dipahami sebagai bagian dari ibadah dan pengabdian kepada masyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments