Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Rumah Tahfidh Al-Furqan Diwakafkan ke Muhammadiyah

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Rumah Tahfidh Al-Furqan
Serah terima wakaf RTA oleh Ketua Yayasan al-Furqon kepada Ketua PCM Pare (Eri Nurokhim/PWMU.CO)

PWMU.CO– Rumah Tahfidh Al-Furqan (RTA) Pare Kediri diwakafkan oleh Yayasan Al-Furqan Indonesia kepada Muhammadiyah melalui PCM Pare. Serah terima wakaf  dilaksanakan pada hari ke-25 Ramadhan 1444H, Ahad (16/4/2023).

Penyerahan wakaf Rumah Tahfidh Al-Furqan dilaksanakan di Masjid Sholihin Pare di acara kajian Ahad Pagi Fajar Sholihin.

Usai tausyiah yang disampaikan oleh Drs Nurhasan Yazid, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Pernyataan Wakaf RTA oleh pewakaf dr Wahyu Nur Alamsyah SpB, Ketua Yayasan al-Furqan Indonesia, dan Mohammad Rifa’i SPd, Ketua PCM Pare, sebagai penerima wakaf atas nama Persyarikatan Muhammadiyah. Acara disaksikan dari personal PCM Pare dan Majelis Pendayagunaan Wakaf PCM Pare.

Rumah Tahfidh Al-Furqan (RTA) di Pare Kediri merupakan pondok pesantren dengan program tahfidh. Para santri dan santriwatinya adalah anak-anak usia SD/MI dari Kediri dan sekitarnya. Bahkan ada dari Jawa Tengah.

Sejak berdiri sembilan tahun yang lalu, RTA dikelola oleh Yayasan al-Furqon Indonesia. Salah satu pejuang dalam pendirian dan pengelolaan RTA adalah almarhumah Imarotin Ni’mah SAg, hafidhah yang meninggal pada masa pandemi Covid-19 tahun 2021. 

Aset RTA diwakafkan ke Muhammadiyah berupa tanah beserta bangunannya yang terletak di dua lokasi. Lokasi pertama seluas 818 m2 berupa asrama banin (asrama putra) di Jalan Serang Desa Pelem, Pare, Kediri.

Lokasi kedua terletak di Jl. Kerinci Dusun Tawang Desa Sumberbendo, Pare, Kediri yang merupakan asrama banat (asrama putri) seluas 513 m2.

Ketua Yayasan al-Furqan Indonesia, dr Wahyu Nur Alamsyah SpB, menuturkan, niat awal mendirikan Rumah Tahfidh Al-Furqan bersama almarhumah Imarotin adalah membuat amal usaha yang nantinya diserahkan ke Muhammadiyah dengan semata mengharap ridho Allah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

”Setelah semua urusan status tanah dan pembangunan telah selesai, serta sistem di pondok pesantren RTA sudah berjalan, saatnya rumah tahfidh ini diserahkan ke Muhammadiyah,” katanya.

Dokter Wahyu berharap para pimpinan Muhammadiyah nanti bisa memakmurkan RTA karena di situ banyak amanah dari para dermawan.

Ketua PCM Pare Mohammad Rifa’i SPd menyampaikan terima kasih kepada Yayasan al-Furqan Indonesia atas kepercayaannya mewakafkan RTA kepada Muhammadiyah.

Dia berharap RTA bermanfaat bagi kelangsungan generasi Muhammadiyah dan generasi Islam pada umumnya, serta membawa kebaikan bagi masyarakat. Rifa’i menyampaikan pengelolaan RTA selanjutnya bekerja sama dengan MI Muhammadiyah 1 Pare.

Penulis Eri Nurokhim  Editor Sugeng Purwanto

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu