Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sahabat Nabi Yang Pertama Kali Dengungkan Alqur’an di Depan Publik

Iklan Landscape Smamda
Sahabat Nabi Yang Pertama Kali Dengungkan Alqur’an di Depan Publik
Ilustrasi sahabat Nabi Muhammad SAW mendengungkan Alqur’an di depan pembesar kaum Quraisy (foto: damarinfo/ist)
pwmu.co -

Pada suatu hari, para sahabat Nabi Muhammad SAW sedang berkumpul. Di tengah-tengah pembicaraan, tiba-tiba muncul tantangan yang tidak ringan dari salah satu sahabat.

Katanya, kaum Quraisy di Makkah saat itu belum mendengar Alqur’an yang dibacakan dengan keras. Maka, adakah di antara para sahabat itu yang berani untuk mendengungkan Alqur’an.

“Demi Allah, orang-orang Quraisy belum pernah mendengar Alqur’an dibacakan dengan keras. Siapa di antara kita yang akan mendengarkannya?” bunyi kata sahabat Nabi, Zubair bin ‘Awwam.

Berdirilah salah satu sahabat yang masih berusia remaja, lantas berkata tegas. “Aku,” katanya. Tapi para sahabat lainnya berusaha untuk menolaknya. Maklum, remaja ini bukan berasal dari orang terpandang. Tergolong miskin, seorang buruh yang menggembalakan kambing milik seorang juragan, ‘Uqbah bin Abu Mu’aith.

“Kami sangat khawatir dengan keselamatanmu. Kami ingin seseorang yang memiliki keluarga terpandang dan bisa menjaga dari marabahaya, jika mereka menghendaki keburukan terhadapnya,” begitu alasan para sahabat yang keberatan atas keberanian remaja itu.

“Biarlah aku yang melakukannya. Allah-lah yang akan melindungiku,” jawab remaja itu dengan mantap. Akhirnya, para sahabat pun setuju.

Besuk paginya, di waktu Dhuha. Remaja tersebut datang kepada pembesar kaum Quraisy yang sedang mengadakan pertemuan di sekitar Ka’bah. Ia berdiri di atas maqam, lalu membaca Alqur’an dengan suara keras. “Bismillahirrahmaanirrahiim. Arrahmaan. ‘Allamal Qur’an. Khalaqal insaan. ‘Allamahul bayaan. Asy-syamsu wal qamaru bihusbaan.”

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ia terus membaca lantunan ayat , hingga membuat para pembesar kaum Quraisy berkerut. Mereka mencerna bacaan remaja ingusan itu. Sesaat kemudian, mereka sadar bahwa apa bacaan itu adalah bagian dari apa yang dibaca oleh Nabi Muhammad.

Para pembesar kaum Quraisy itupun segera bangkit dari duduknya. Kemudian mendatangi remaja yang membacakan surat Ar-Rahman itu. Tanpa babibu, mereka langsung menghajar dan memukulinya tanpa ampun. Sekujur muka dan tubuhnya babak belur, tapi ia tetap saja melanjutkan bacaan Alqur’annya.

“Inilah yang kami khawatirkan terhadap dirimu,” begitu kata salah satu sahabat Nabi saat remaja itu kembali. Namun, remaja ini bertekad akan mengulanginya, jika para sahabat itu menghendaki. “Tidak! Cukuplah sudah! Engkau membacakan kepada mereka apa yang tidak mereka sukai,” begitu cegah para sahabat lain.

Remaja yang gagah berani membacakan Alqur’an dengan suara keras di depan kaum Quraisy itu adalah Abdullah bin Mas’ud. Dalam sejarah, sahabat Nabi Muhammad SAW yang pertama kali mendengungkan Alqur’an.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu