Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sakri Membaca Bersama Komisi D DPRD Sidoarjo

Iklan Landscape Smamda
Sakri Membaca Bersama Komisi D DPRD Sidoarjo
Komisi D DPRD kabupaten Sidoarjo, H Pujiono SH memberikan semangat baru untuk Sakri (Sri Kasmuni/PWMU.CO)
pwmu.co -

Halaman depan dan tengah SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri), Kabupaten Sidoarjo, tampak semarak oleh antusiasme siswa kelas 3 dan 4 pada Selasa (15/10/2025).

Mereka menyambut kedatangan perpustakaan keliling yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Bahasa di sekolah tersebut.

Program perpustakaan keliling ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga 6 dengan jadwal berbeda setiap harinya. Kelas 1 dan 2 pada Senin, kelas 3 dan 4 pada Selasa, serta kelas 5 dan 6 pada Rabu. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca di kalangan siswa sekaligus memperkenalkan mereka pada dunia pengetahuan yang lebih luas.

“Perpustakaan pintar ini tidak hanya membawa buku, tetapi juga membawa semangat baru dalam belajar,” ujar salah satu guru pendamping.

Pada hari pertama, sekitar pukul 09.00 WIB, mobil perpustakaan keliling tiba di halaman sekolah. Siswa kelas 1 dan 2 tampak berbaris rapi, menunggu giliran untuk menjelajahi koleksi buku dan memilih bacaan favorit mereka.

Keesokan harinya, giliran siswa kelas 3 dan 4 yang mengikuti kegiatan tersebut. Dengan semangat yang sama, mereka disambut oleh Ari Utomo, petugas perpustakaan yang memberikan penjelasan tentang pentingnya kebiasaan membaca.

Interaktif Bersama Komisi D DPRD Sidoarjo

Suasana semakin semarak saat kegiatan dihadiri oleh Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, yakni H. Pujiono, SH, dan Zahlul Yussar, S.IKom.

Dalam sesi interaktif, Pujiono memotivasi anak-anak agar gemar membaca dan memanfaatkan kehadiran perpustakaan keliling.

“Apakah senang jika ada perpustakaan keliling seperti ini?” tanyanya.

“Senang!” jawab anak-anak dengan kompak.

“Perpustakaan itu sangat penting untuk semuanya,” pesannya, agar anak-anak terus menggali ilmu dari buku-buku yang bermanfaat.

Ia menambahkan, “Membaca itu menambah wawasan dan ilmu.”

Sementara itu, Zahlul Yussar juga memberikan dorongan serupa. “Buku adalah jendela dunia. Maka, teruslah belajar dengan antusias di mana pun berada,” ujarnya.

Menumbuhkan Budaya Membaca Sejak Dini

Kehadiran perpustakaan keliling ini menjadi momentum penting dalam membangun budaya membaca di kalangan siswa SD Sakri. Anak-anak terlihat tidak hanya membaca, tetapi juga menulis catatan kecil dari bacaan mereka.

Kegiatan membaca pada hari kedua selesai pukul 10.30 WIB, karena para siswa harus melanjutkan aktivitas membuat karya dalam rangka Bulan Bahasa.

“Besok kami akan kembali lagi ke Sakri,” kata Ari Utomo menutup sesi membaca bersama hari itu dengan penuh semangat.

Kegiatan sederhana namun bermakna ini menunjukkan bahwa membangun budaya baca tidak selalu harus di ruang kelas. Melalui semangat kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cinta ilmu dan literasi. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu