Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sambut Milad ke-113, Kepala SD/MI Muhammadiyah Surabaya Susun Best Practice Pengembangan Sekolah

Iklan Landscape Smamda
Sambut Milad ke-113, Kepala SD/MI Muhammadiyah Surabaya Susun Best Practice Pengembangan Sekolah
Pembukaan workshop penulisan best practice akselerasi pengembangan sekolah/madrasah. Foto: Istimewa/PWMU.CO
pwmu.co -

Sejak pukul 13.00 WIB, para kepala SD dan MI Muhammadiyah Kota Surabaya mulai berdatangan di Hotel Arayanna Trawas, Mojokerto, Kamis (13/11/2025). Mereka berkumpul untuk menyusun buku best practice pengembangan sekolah dalam rangka menyambut Milad Muhammadiyah ke-113.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Majelis Dikdasmen Kota Surabaya, Dicky Sidqumullah, setelah sambutan dari Ketua Panitia, Ustadz Amang Muazzam.

Dalam sambutannya, Ustadz Amang Muazzam berharap agar setiap kepala sekolah dapat menulis praktik terbaik yang telah dijalankan di sekolah masing-masing.

“Kami berharap teman-teman kepala sekolah menulis best practice tentang keunggulan sekolah yang telah digagas sebagai bagian dari pengembangan sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Dicky Sidqumullah menegaskan pentingnya semangat inovasi di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Ia mendorong para kepala sekolah untuk terus berfastabiqul khoirot dan menciptakan sekolah ideal yang berdaya saing tinggi.

“Sekolah Muhammadiyah harus terus berinovasi dan memiliki keunggulan pembeda. Namun demikian, tetap perlu ada standar mutu yang terkontrol agar di mana pun berada, sekolah Muhammadiyah memiliki kualitas yang sama,” tuturnya.

Sebagai narasumber utama, Najib Sulhan, CEO Rumah Menulis Alqalam, memberikan motivasi menulis dengan cara yang inspiratif. Ia menceritakan pengalamannya saat diwawancarai oleh wartawan Kemendikbud di Jakarta tentang alasan menulis.

“Ada banyak alasan untuk menulis, bukan sekadar royalti. Dari wawancara itu, sepuluh alasan menulis saya dimuat dua halaman di majalah Kemendikbud,” kisahnya.

Sambut Milad ke-113, Kepala SD/MI Muhammadiyah Surabaya Susun Best Practice Pengembangan Sekolah
Peserta workshop fokus menulis best practice akselerasi pengembangan sekolah/madrasah. Foto: Istimewa/PWMU.CO

Najib kemudian memaparkan lima langkah mengatasi kesulitan menulis, yakni menghilangkan rasa takut, menyelamatkan setiap ide yang datang, memanajemen waktu, tidak mengoreksi tulisan sebelum selesai, dan tidak terpaku pada formalitas aturan.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Selama satu setengah jam materi berlangsung, para kepala sekolah menyimak dengan antusias. Seusai Maghrib, mereka melanjutkan kegiatan menulis hingga pukul 21.00 WIB. Rasa canggung berganti menjadi semangat.

“Dari rasa takut, kini mereka mulai ketagihan menulis,” ujar Najib.

Menutup materinya, Najib membacakan sepenggal tulisan reflektif:

“Aku menulis bukan sekadar merangkai kata. Menulis adalah seni mengabadikan waktu. Ilmu tak boleh dikurung di kepala. Ia harus hadir di alam nyata dan menjelma dalam karya.”

Kegiatan diakhiri dengan hasil menggembirakan. Seluruh kepala SD/MI Muhammadiyah Surabaya berhasil menyelesaikan naskah best practice masing-masing. Karya mereka rencananya akan diluncurkan pada puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dalam bentuk buku.

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡