Pagi itu, suasana Averroes Hall terasa berbeda. Langkah-langkah ringan para guru dan karyawan berpadu dengan senyum hangat dan semangat baru. Di tengah momen kebersamaan menyambut Milad ke-31, kepedulian terhadap kesehatan menjadi warna tersendiri yang mengawali hari dengan penuh makna.
Suasana hangat inilah yang kemudian mengiringi terselenggaranya kegiatan yang tak hanya bermanfaat, tetapi juga mempererat kebersamaan. Kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) pun terselenggara pada hari itu bersama tenaga medis dari Puskesmas Randuagung, yang kehadirannya telah dinanti sejak pukul 08.00 WIB, Senin (6/4/2026).
Bentuk Kepedulian Sekolah
Program ini ditujukan untuk seluruh guru dan karyawan (Gukar) sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap kesehatan warganya. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi cek tekanan darah, gula darah, hingga wawancara skrining beberapa penyakit.
Para guru dan karyawan tampak antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan. Menariknya, suasana sempat mencair ketika salah satu guru, Ustazah Raffa, bercerita bahwa saat pemeriksaan ia juga mendapat pertanyaan tak terduga, seperti, “Siapa presiden pertama Indonesia?” Hal itu sempat membuat guru lain penasaran dan bertanya alasan di balik pertanyaan tersebut.
Ustazah Suci pun menjelaskan bahwa pertanyaan itu digunakan untuk mengetahui kondisi kesadaran pasien. Spontan, gelak tawa pun pecah, terutama dari guru yang saat itu masih menunggu giliran karena sedang bertugas mengajar di kelas.
Kegiatan ini dipandu oleh Koordinator K3S, Akhmad Mujahidul Authon, S.Pd.I. Ia juga aktif mengatur kehadiran peserta melalui grup WhatsApp dengan mengingatkan guru-guru yang belum hadir untuk segera mengikuti pemeriksaan. Satu per satu guru pun berdatangan. Hal ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, terutama di lingkungan pendidikan.
Dari pihak tenaga medis, apresiasi juga disampaikan atas inisiatif sekolah.
“Senang, Bu, ada kegiatan seperti ini. Bisa membantu deteksi dini supaya penyakit yang lebih serius dapat dicegah,” ungkap salah satu petugas medis.
Dalam kegiatan ini, Puskesmas Randuagung menurunkan lima tenaga medis, yaitu Weny, Nana, Atul, Fika, dan Firman. Salah satu peserta, Suhartutik, juga mengaku senang dengan adanya kegiatan ini.
“Kegiatannya sangat bermanfaat. Jadi bisa tahu kondisi kesehatan tanpa harus ke fasilitas kesehatan,” tuturnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments