Dari ruang kelas SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik (Berlian Primary School), wawasan global siswa terbuka melalui kegiatan International Virtual Field Trip pada Rabu (4/3/2026).
Mengusung tema “Dream Big: Discovering a World of Knowledge at the Islamic University of Madinah”, kegiatan ini mengenalkan Universitas Islam Madinah sebagai salah satu pusat keilmuan Islam dunia.
Kegiatan yang terselenggara melalui kerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Arab Saudi ini diikuti oleh 65 siswa dari berbagai program kaderisasi, di antaranya IPM Kids, Kader Sang Pencerah, Kader Al-Ma’un, dan Kader Tiwisada. Para siswa mengikuti kegiatan dari kelas masing-masing, sementara pimpinan sekolah menyaksikan melalui layar televisi pintar yang terhubung dengan Zoom Meeting.
Kegiatan ini menghadirkan sambutan dari Ketua PCIM Arab Saudi, Dicky Zulkarnain Tamy, BIRKH., yang memberikan wawasan mengenai peluang pendidikan global kepada para siswa.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta ucapan terima kasih kepada pihak yang telah berkontribusi, termasuk Ustaz Muhibbuddin yang memandu pengenalan Universitas Islam Madinah.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya semula berencana mengikuti kegiatan secara penuh, namun harus melaksanakan perjalanan dinas ke Riyadh sehingga hanya dapat menyampaikan sambutan secara terbatas.
Dalam pemaparannya, Dicky menjelaskan berbagai peluang studi di Arab Saudi melalui portal Study in Saudi yang memberikan akses ke sejumlah perguruan tinggi. Di antaranya Universitas Islam Madinah, Universitas Ummul Qura, King Abdul Aziz University di Jeddah, serta King Saud University di Riyadh.
Ia menegaskan bahwa pendidikan di Arab Saudi tidak hanya berfokus pada ilmu agama, tetapi juga mencakup berbagai bidang lain seperti perminyakan, pertambangan, teknologi informasi, dan sains.
Selain itu, penggunaan bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa pengantar menjadi peluang bagi mahasiswa untuk berkompetisi di tingkat internasional.
Dicky mengajak para siswa untuk memanfaatkan kesempatan belajar lintas negara sebagai langkah awal dalam meraih masa depan. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan semangat belajar dan membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi pintu pembuka bagi generasi muda dalam mengakses pendidikan global, khususnya di Arab Saudi.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterbatasan ruang tidak lagi menjadi hambatan dalam dunia pendidikan. Melalui kolaborasi lintas negara, ruang kelas dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih luas, membuka wawasan, serta mendorong siswa untuk memiliki cita-cita yang lebih besar.





0 Tanggapan
Empty Comments