Program “Santri Melek Digital” resmi ditetapkan sebagai program unggulan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan sebagai respons atas pesatnya perkembangan teknologi digital.
Program tersebut diperkenalkan dalam kegiatan Upgrading Pengelola LKSA Muhammadiyah se-Kota Surabaya yang diselenggarakan oleh Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Surabaya. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (20/12/2025) di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPOE), Jalan Teluk Mandar No. 32, Kota Malang.
Kegiatan upgrading ini menjadi wadah bagi para pengelola LKSA untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan lembaga sosial, khususnya dalam menghadapi tantangan dan peluang adaptasi digital di era modern.
Program “Santri Melek Digital” dikembangkan melalui kerja sama antara LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan dengan Majelis Pemberdayaan Manusia dan Informasi Digitalisasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan. Kolaborasi tersebut bertujuan membekali santri dengan keterampilan digital yang relevan tanpa mengesampingkan nilai-nilai keagamaan dan akhlak mulia.
Kepala LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan, Slamet Supriyadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menyiapkan santri agar mampu mengikuti perkembangan zaman.
“Teknologi adalah alat, bukan tujuan. Ketika digunakan secara bijak, teknologi dapat menjadi jembatan untuk mencetak generasi santri yang cerdas, inovatif, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan program ini tidak hanya menekankan penguasaan teknologi, seperti penggunaan aplikasi digital, media sosial, dan literasi informasi, tetapi juga mengintegrasikannya dengan pendidikan keagamaan khas Muhammadiyah. Dengan demikian, santri diharapkan mampu berkontribusi positif di masyarakat, termasuk dalam menghadapi tantangan digital seperti hoaks dan perundungan siber.
Kegiatan upgrading tersebut diikuti oleh puluhan pengelola LKSA dari berbagai wilayah di Surabaya. Berbagai sesi diskusi dan workshop digelar untuk membahas strategi penerapan program serupa di masing-masing lembaga.
MPKS PD Muhammadiyah Kota Surabaya menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan misi organisasi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial melalui pendidikan dan pemberdayaan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dengan peluncuran program “Santri Melek Digital” ini, LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan diharapkan dapat menjadi model bagi lembaga sosial serupa di Indonesia dalam memadukan tradisi keagamaan dengan inovasi digital guna membentuk generasi muda yang tangguh, cerdas, dan berintegritas. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments