Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Santri PAM KH Achmad Dahlan Isi Kultum Tarawih di Kalianak

Iklan Landscape Smamda
Santri PAM KH Achmad Dahlan Isi Kultum Tarawih di Kalianak
Santri PAM KH Achmad Dahlan Isi Kultum Tarawih di Kalianak, Foto: Ist/PWMU.CO
pwmu.co -

Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan salat tarawih pada Ahad (1/3/2026) di Musholla Al Ikhlas Pesisir Kalianak.

Dalam rangkaian kegiatan Kultum Keliling Romadhon (Kulingdhon) 1447 H, santri Panti Asuhan Muhammadiyah KH Achmad Dahlan kembali menggelar tausiyah singkat sebagai bagian dari syiar dakwah di tengah masyarakat.

Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus meningkatkan spiritualitas jamaah selama bulan suci Ramadan.

Ajak Jamaah Tingkatkan Rasa Syukur

Kultum malam itu disampaikan oleh salah satu santri, M. Raka Zaenal. Dalam penyampaiannya, ia mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT, terlebih pada bulan Ramadan yang penuh berkah.

Menurut Raka, bersyukur dapat dilakukan melalui tiga cara utama yang sederhana namun bermakna mendalam.

Tiga Cara Bersyukur

Pertama, bersyukur dengan niat dan keyakinan dalam hati. Raka menegaskan bahwa setiap nikmat yang diperoleh, baik kesehatan, harta, jabatan, maupun pangkat, sejatinya merupakan titipan Allah SWT.

Keyakinan yang sungguh-sungguh dalam hati menjadi fondasi utama dalam membangun rasa syukur yang sejati.

Kedua, bersyukur dengan lisan. Setelah meyakini dalam hati, umat Islam dianjurkan untuk senantiasa mengucapkan “alhamdulillah” di mana saja dan kapan saja sebagai bentuk pengakuan atas segala nikmat yang telah diberikan.

Ucapan syukur tersebut menjadi wujud penghambaan sekaligus pengingat bahwa semua karunia berasal dari Allah SWT.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ketiga, bersyukur dengan menjaga dan mengamalkan nikmat yang telah diberikan. Ia mengingatkan bahwa nikmat Allah sangatlah banyak dan tidak mampu dihitung manusia.

Salah satu contoh yang disampaikan adalah nikmat kesehatan. Setiap manusia kelak akan dimintai pertanggungjawaban atas bagaimana kesehatan tersebut digunakan, apakah untuk kebaikan atau sebaliknya.

“Jangan sampai kita menjadi orang yang mengingkari nikmat karena kurang bersyukur,” pesannya di hadapan jamaah.

Ia pun berharap seluruh umat Islam termasuk golongan yang pandai mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan Tuhan.

Komitmen Dakwah Santri Muhammadiyah

Kegiatan kultum tersebut mendapat apresiasi dari jamaah yang hadir. Melalui program Kulingdhon 1447 H ini, santri LKSA Muhammadiyah KH Achmad Dahlan terus menunjukkan komitmennya dalam menebarkan dakwah yang menyejukkan serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat selama Ramadan.

Program dakwah keliling ini juga menjadi wadah pembinaan mental dan kepercayaan diri para santri dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman secara langsung kepada masyarakat.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu