
PWMU.CO – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Jember menggelar Sarasehan di Ruang Rapat Gedung A Universitas Muhammadiyah Jember pada Sabtu (3/5/2025). Dalam acara ini, Dr Trias Setyawati SE MM menyampaikan delapan program Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh anggota Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PP Muhammadiyah, pimpinan dan anggota PDA Jember, serta peserta sarasehan baik secara luring maupun daring.
Trias menegaskan bahwa delapan program harus dilaksanakan secara maksimal oleh Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan.
“Program pertama adalah pengajian. Harapannya, bukan sekadar pengajian biasa, melainkan pengajian yang bernuansa ekonomi. Misalnya, pengajian yang di dalamnya terdapat pelatihan keterampilan. Dengan begitu, setelah mengikuti pengajian, peserta termotivasi untuk mandiri dan mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Program kedua adalah Bina Usaha Ekonomi Keluarga Aisyiyah,” ujarnya.
Trias menyebut bahwa program yang ketiga adalah sekolah Wirausaha Aisyiyah (SWA), yaitu pemberian pelatihan dan sertifikat kepada ibu-ibu yang telah mandiri dan memiliki semangat wirausaha
“Alhamdulillah, perlu kami informasikan bahwa alumni SWA sudah 5000 lebih. Sekolah ini juga berbasis cabang, jadi utusannya ada di setiap cabang. Para alumni ini nantinya terhimpun di program yang keempat yakni Ikatan Saudagar dan Wirausaha Aisyiyah, (ISWARA),” imbuhnya.
Dosen Universitas Islam Indonesia ini juga mengungkap program yang kelima yakni Klinik Usaha Keluarga Aisyiyah (KUKA).
“Para anggota ISWARA yang naik kelas akan tergabung di KUKA dan Alhamdulillah jember sudah bekerja sama dengan LP3 Universitas Muhammadiyah Jember,” jelasnya.
Berikutnya, ia juga menyebut bahwa program keenam adalah Gerakan Lumbung Hidup Aisyiyah, sementara yang ketujuh adalah koperasi serta yang terakhir adalah SWA Tematik khusus kelompok rentan.
“Setiap daerah pelaksanaan SAW tematiknya berbeda-beda, ada yang dikhususkan untuk difabel, ada yang juga lansia dan lainnya,” sambutannya.
PDA Harus Membaca Peluang
Pada kesempatan ini, Ketua PDA Kabupaten Jember, Fitrotul Mufaridah MPd berharap agar kegiatan sarasehan ini dapat menjadi pintu awal untuk melangkah maju dalam membaca berbagai wacana, kemungkinan, serta tantangan yang ada. Ia menekankan pentingnya peran perempuan untuk terus bergerak dan siap menghadapi tantangan ke depan
“Sekolah Wirausaha Aisyiyah harus mampu membaca peluang dan merespons berbagai akses yang dapat dipelajari melalui sarasehan ini,” tegasnya.
Dosen Universitas Muhammadiyah Jember ini juga mengungkap acara ini nantinya juga dapat dimanfaatkan untuk menguatkan perekonomian sekaligus wirausaha yang sedang dikembangkan di ranting masing-masing.
“Mudah-mudahan acara ini membawa manfaat seperti tema yang diusung, pemberdayaan ekonomi perempuan untuk kemaslahatan semesta,” pesannya. (*)
Penulis Wulidatul Aminah Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments