Gelaran kompetisi kepanduan Scout Creation Fest (SCF) 2025 yang diinisiasi oleh Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mendapat sambutan positif dari para peserta. Ajang yang mempertemukan dua kelompok kepanduan, Hizbul Wathan dan Pramuka, ini dinilai berhasil menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus kompetisi yang sehat.
Salah satu pembina HW SMA Muhammadiyah 9 Brondong, Lamongan, Denis Nugroho, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap SCF dapat menjadi agenda tahunan yang rutin diselenggarakan.
“Saya sangat berharap event seperti ini sering diadakan, bisa setiap tahun lebih baik,” ujar Denis, Senin (10/11/2025).
Scout Creation Fest
Denis mengaku kegiatan seperti SCF 2025 sangat langka, terutama bagi sekolah di daerah seperti Lamongan.
“Terakhir kami mengikuti event sejenis itu tahun 2022 lalu. Jadi ini benar-benar pengalaman berharga bagi anak-anak,” jelas guru kesenian tersebut.
Menurutnya, atmosfer kompetisi di SCF 2025 terasa istimewa karena melibatkan peserta dari dua organisasi kepanduan.
“Tidak hanya dari HW, tapi juga ada teman-teman dari Pramuka. Itu membuat suasananya luar biasa,” ujarnya.
Denis bersama rekan pembina lain berhasil mengantarkan SMA Muhammadiyah 9 Brondong meraih prestasi membanggakan, yakni juara 1 pioneering melalui Tim β dan juara 2 PBB Kreasi oleh Pleton Satria Bagaskara.
Hal senada disampaikan oleh Kholid Irsani, pembina Pramuka MAN 2 Kota Madiun, yang turut berpartisipasi dalam SCF 2025 dan berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi.
“Acara ini sangat bagus, berkesan, dan menyenangkan. Selain menumbuhkan semangat kompetisi, juga mempererat ukhuwah Islamiyyah dan semangat kepanduan,” ungkap Kholid.
Ia menambahkan, kegiatan seperti SCF sangat layak untuk diteruskan di tahun-tahun berikutnya.
“Panitia sudah sangat siap, jadi insyaallah jika dilanjutkan tahun depan akan lebih meriah,” ujar guru Sejarah tersebut.
Dalam ajang SCF 2025, tim MAN 2 Kota Madiun mencatat prestasi gemilang dengan meraih juara 1 lomba PBB Kreasi serta juara 2 dan 3 lomba pioneering. Gelaran ini pun menjadi bukti nyata bahwa semangat kepanduan lintas organisasi dapat bersinergi dalam satu wadah kompetisi yang inspiratif. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments