
PWMU.CO – Pada pertemuan wali murid yang digelar Sabtu (28/6/2025), Kepala SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro (Mudabo) bersama jajaran baru memaparkan 14 program baru yang akan dijalankan.
Untuk membuka jalannya pertemuan, Kepala SD Mudabo, Nurul Hidayah SPd, memperkenalkan tujuh kepala bidang urusan yang akan mendampinginya selama periode tahun ajaran 2025-2029.
Ketujuh kepala bidang urusan tersebut di antaranya yakni, Wakil Kepala Sekolah, Fathul Huda SPd, Bendahara, Dian Yunita Sari SPd, Kepala bidang bagian kurikulum, Faridaturifqiyah SThi, Kepala bidang Humas, Niswatun Hasanah SPd, Kepala bidang Ismuba, Suyenin SPd, Kepala bidang bagian Sarana dan Prasana, Siti Hidayah SPd, serta, Kepala bidang Urusan Kesiswaan, Ismaul Kholisah SPd.
Perkenalan kepada seluruh wali murid ini disambut baik dalam suasana khidmat. Para wali murid tampak antusias dan tak sabar mendengarkan pemaparan program-program yang akan disampaikan.
Di bawah kepemimpinan Nurul Hidayah, terdapat 14 program baru yang akan diagendakan, di luar dari program-program sebelumnya.
“Bapak-Ibu tidak perlu khawatir, karena demi mewujudkan SD Muhammadiyah 2 sebagai sekolah terbaik di Bojonegoro, kami akan tetap mempertahankan program-program lama yang telah berjalan,” ujar ustadzah Nurul, sapaan akrabnya.
Dicanangkannya 14 program baru ini didasari oleh keprihatinan terhadap adab dan karakter siswa di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Program-program tersebut bertujuan membentuk pribadi siswa yang beretika, religius, dan bertanggung jawab.
Program pertama adalah pembiasaan adab, yang bertujuan membangun kesadaran berkepribadian baik sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam, serta menanamkan pentingnya perilaku sopan santun, khususnya kepada yang lebih tua. Kedua, mempertahankan dan memperkuat hafalan al-Quran. Ketiga, gerakan shalat subuh berjamaah. Keempat, mengajarkan siswa untuk berani presentasi di depan umum. Kelima, IPM Kids untuk membina kader Muhammadiyah dan siap melanjutkan pengkaderan, serta program yang keenam, yakni pemberian bintang prestasi berdasarkan nilai karakter dan kedisiplinan siswa.
Sementara itu, program ketujuh adalah ‘Ruang Bercerita’, yang menyediakan wadah bagi siswa untuk berbagi cerita secara sukarela kepada guru BK. Adapun program kedelapan berupa pembuatan perjanjian tertulis bagi siswa kelas 4, 5, dan 6 sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan tanggung jawab mereka sebagai siswa SD Mudabo.
Program kesembilan, sebagai salah satu sekolah terbaik di Bojonegoro, SD Mudabo memberikan bimbingan khusus bagi siswa kelas bawah yang belum lancar dalam membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) selama satu bulan penuh. Program kesepuluh, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada wali murid, seluruh guru akan menyampaikan matriks pembelajaran setiap minggu.
Program kesebelas adalah Muda Bisa, yaitu kerja sama antara sekolah dan wali murid dalam membangun pendidikan yang lebih unggul. Program ketiga belas memuat alur komunikasi internal yang dimulai dari wali kelas atau guru mata pelajaran, diteruskan ke kepala urusan (Kaur), dan terakhir ke kepala sekolah, serta program keempat belas yakni subsidi buku penunjang. Setiap siswa akan menerima subsidi sebesar Rp75.000 hingga Rp80.000 yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). (*)
Penulis Dini Faizatunni’am Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments