SD Muhammadiyah 05 Kota Malang menggelar Kirab Ramadan pada Jumat (13/2/2026) sebagai bentuk suka cita menyambut bulan suci.
Kegiatan tahunan ini berlangsung khidmat sekaligus meriah, dengan nuansa putih yang mendominasi seluruh rangkaian acara.
Sejak pagi, seluruh siswa kelas I hingga VI bersama para guru tampil serasi mengenakan busana bernuansa putih. Warna tersebut menjadi simbol kesucian dan harapan agar Ramadan kali ini dijalani dengan hati yang bersih.
Kegiatan dimulai dengan apel pagi di halaman sekolah. Dalam kesempatan tersebut, guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memberikan tausyiah singkat tentang makna Ramadan.
Para siswa diajak memahami pentingnya menahan diri, memperbanyak ibadah, serta menjaga sikap kepada sesama.
Suasana semakin haru ketika seluruh siswa saling bersalaman dan bermaaf-maafan, baik kepada bapak dan ibu guru maupun kepada teman-teman mereka.
Momen ini menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga memperbaiki hubungan sosial.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 05 Kota Malang Maslikah, S.Pd menjelaskan, kirab Ramadan merupakan program tahunan sekolah.
“Kegiatan ini sebagai bentuk menyambut bulan suci Ramadan dan membersihkan diri dari kesalahan, baik kepada teman maupun kepada bapak dan ibu guru,” ujarnya.
Tepat pukul 07.30 WIB, kirab dimulai. Rute perjalanan mengambil jalur dari sekolah menuju Alun-Alun Kota Malang yang baru saja diresmikan pada pertengahan Januari lalu.
Sepanjang perjalanan, barisan siswa yang mengenakan pakaian putih tampak rapi dan penuh semangat.
Setibanya di alun-alun, para siswa dipersilakan menikmati suasana dan fasilitas yang tersedia. Waktu kebersamaan itu dimanfaatkan untuk bermain, bercengkerama, dan menikmati suasana pagi yang cerah.
Namun, para guru tetap mengingatkan agar seluruh siswa berkumpul kembali pada pukul 09.30 WIB di titik awal kedatangan untuk kembali ke sekolah.
Karena waktu yang terbatas dan mempertimbangkan pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah, para guru memutuskan perjalanan pulang tidak lagi ditempuh dengan berjalan kaki.
Sebagai gantinya, siswa diajak kembali ke sekolah menggunakan odong-odong yang telah dipesan jauh-jauh hari.
Di sepanjang perjalanan pulang, terdengar sorak sorai dan tawa anak-anak. Keceriaan begitu terasa saat mereka menikmati perjalanan sambil mendengarkan musik yang diputar oleh pengemudi odong-odong.
Salah satu siswa, Azzam Risqi Ardianto, mengungkapkan rasa bahagianya setelah mengikuti kirab Ramadan. Ia mengaku senang bisa bermain di alun-alun dan menikmati air mancur yang ada di sana.
“Apalagi waktu naik odong-odong, bisa lihat pemandangan sambil dengar musik. Seru sekali,” tuturnya.
Kirab Ramadan SD Muhammadiyah 05 Kota Malang tahun ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana menanamkan nilai kebersamaan, kebersihan hati, dan semangat menyambut Ramadan dengan penuh suka cita. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments