Ajang Kompetisi Kompetensi Akademik (KKA) 2025 yang diselenggarakan oleh Jawa Pos Radar Kediri menjadi sorotan dunia pendidikan di wilayah Kediri Raya.
Ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan antusias mengikuti ajang bergengsi ini, yang dirancang untuk mengukur kemampuan siswa dalam bidang literasi dan numerasi, dua aspek penting dalam penguatan kompetensi akademik di era Kurikulum Merdeka.
Sebanyak 525 peserta terbaik dari babak penyisihan tampil pada Grand Final yang digelar di Graha IIK Bhakti Wiyata Kediri, Kamis (2/10/2025)
Mereka merupakan perwakilan dari berbagai sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) di wilayah Kediri dan sekitarnya. Persaingan berlangsung ketat karena para peserta dihadapkan pada soal-soal yang menuntut kemampuan berpikir kritis, logis, serta analitis.
Di tengah kompetisi yang sengit tersebut, kabar membanggakan datang dari SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih (SD Mutu). Salah satu siswi terbaiknya, Farra Safina Almaira, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 untuk Region Kabupaten Kediri pada kategori sekolah dasar.
Kemenangan Farra menjadi bukti nyata bahwa SD Mutu Ngadiluwih tidak hanya fokus pada pendidikan karakter dan keagamaan, tetapi juga serius membina aspek akademik para siswanya.
Dengan pembinaan terstruktur dan dukungan guru yang kompeten, sekolah ini mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi dan berdaya saing tinggi.
Dalam wawancara usai pengumuman pemenang, Farra mengaku sangat bersyukur dan bahagia atas capaian yang diraihnya. “Saya senang sekali bisa membawa nama SD Mutu menjadi juara. Terima kasih kepada semua guru yang sudah membimbing dan mendukung saya selama ini,” ujarnya dengan senyum bangga.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih, Moch. Safi’i, M.Pd., memberikan apresiasi tinggi kepada Farra dan seluruh tim pembina akademik sekolah. “Prestasi ini adalah hasil kerja keras bersama. Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pembinaan akademik yang menyeluruh kepada siswa-siswi kami. Kemenangan ini bukan akhir, tetapi awal semangat baru untuk terus berprestasi,” tuturnya.
Guru pembimbing lomba juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari strategi belajar yang menyenangkan dan berbasis proyek, yang membuat siswa lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan akademik tingkat regional hingga nasional.
Kemenangan Farra Safina Almaira dalam ajang KKA Radar Kediri 2025 menjadi hadiah berharga bagi sekolah di bulan peringatan Hari Batik Nasional dan bulan kemerdekaan pendidikan.
Lebih dari sekadar piala dan penghargaan, prestasi ini membuktikan bahwa semangat belajar, kerja keras, dan dukungan lingkungan sekolah yang positif dapat melahirkan generasi emas berprestasi.
Dengan prestasi ini, SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih semakin meneguhkan reputasinya sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya mencetak siswa berakhlak mulia, tetapi juga berprestasi tinggi di bidang akademik.
Sekolah berharap kemenangan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus mengasah kemampuan, berani bermimpi besar, dan siap menghadapi masa depan dengan ilmu serta iman. (*)
KHOIRUL ANAM


0 Tanggapan
Empty Comments