SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) mengadakan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) 2025 Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam di halaman sekolah, Jumat (12/9/2025). Kegiatan ini mengusung tema Meneladani Akhlak Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk Membentuk Generasi Islam dan Berkarakter.
Kegiatan diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 sampai 6, didampingi ustadz dan ustadzah serta karyawan SDM Limas. Sepekan sebelumnya, panitia mengeluarkan surat pemberitahuan kepada orang tua murid agar siswa berkumpul pukul 06.30 WIB di halaman sekolah. Panitia juga mengimbau siswa memotong kuku pada Jumat, mandi janabat bagi murid laki-laki yang sudah baligh, memakai busana muslim dan muslimah bernuansa putih, membawa dua kotak kue basah berisi dua macam kue untuk dibagikan kepada warga sekitar, serta membawa infak terbaik Friday Charity yang akan disalurkan kepada yang berhak.
Ketua Panitia PHBI 2025, Hurrina Arifatun Nufus, menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan salah satu bentuk rasa syukur dan kecintaan umat Islam kepada Rasulullah. “Melalui kegiatan ini, seluruh murid diharapkan dapat meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam serta menumbuhkan semangat beribadah dan berakhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini selaras dengan model pembelajaran Deep Learning yang dicanangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. “Dalam PHBI 2025 spesial Maulid Nabi, kami melaksanakan Friday Charity, salat dhuha berjamaah di halaman sekolah, Gema Al-Kahfi, tausiyah oleh dai cilik Limas, penampilan banjari, dan dongeng Islami,” tutur ustadzah Nufus.
Acara berlangsung tertib dan lancar. Antusiasme peserta tampak saat dai cilik Limas, Danesha Asyyifatu Haifa, siswa kelas 5 Ar Fakhruddin, menyampaikan tausiyah. “Teman-teman semua, mari kita selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam agar hidup kita selamat di dunia dan akhirat. Mari kita teladani akhlak Rasulullah agar perilaku kita berakhlakul karimah,” serunya.
Kemeriahan semakin terasa ketika kak Eko Wahyudi SPd membawakan dongeng Islami dengan boneka Tobi. Ia menceritakan kisah pasukan bergajah Abrahah yang dihancurkan burung Ababil sebagaimana dikisahkan dalam Surah Al-Fil. “Peristiwa ini menunjukkan kekuasaan Allah dalam melindungi rumah-Nya,” ungkapnya disambut tawa dan antusias siswa.
Setelah seluruh rangkaian selesai, panitia dan siswa membagikan kue kepada masyarakat sekitar sekolah. Nur, salah satu warga penerima, mengaku senang dengan tradisi berbagi ini. “Rasanya seperti di desa dulu, saat kita saling unjung-unjung ke tetangga sambil berbagi kue memperingati Maulid Nabi,” tuturnya.
Tim Wartawan Cilik (WarCil) SDM Limas turut meliput kegiatan tersebut bersama Kepala Sekolah SDM Limas, ustadz Mationo MA. Talita Shakila Liban, siswa kelas 6 Ibnu Khaldun, mewawancarai ustadz Yono, sapaan akrab kepala sekolah. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini penting untuk mengenalkan peristiwa kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. “Anak-anak juga mengetahui bahwa kita dianjurkan bershalawat sebagaimana dalam Surah Al-Ahzab ayat 56, Allah dan para malaikat bershalawat kepada Nabi,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, ustadz Yono berharap murid SDM Limas dapat meneladani akhlak Rasulullah. “Nabi diutus untuk menyempurnakan akhlak. Melalui pembelajaran Al-Adabul Yaumiyah, anak-anak bisa melaksanakannya sehingga tercermin pribadi luhur, berbudi pekerti baik, dan berakhlakul karimah sesuai basis SDM Limas: Berakhlakul Karimah, Berprestasi, dan Cinta Lingkungan,” pesannya. (*)






MOHAMMAD JABRIEL FERNANDO / 31 / kelas 6 Ibnu Taimiyah
MasyaAllah , Sang Inspiratif 😍