
PWMU.CO – SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro (Mudabo) untuk pertama kalinya menggelar shalat Jumat di Masjid Ahmad Dahlan yang berlokasi di Kampus 2 SD Muhammadiyah 2 Bojonegoro, Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Jumat (28/2/2025).
Khatib pada shalat Jumat kali ini adalah Ketua Majelis Tarjih Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bojonegoro, Lukman Hakim, yang menyampaikan khutbah tentang larangan serta hikmah dalam menjalankan ibadah puasa.
Mengawali paparannya, ia menyampaikan bahwa dalam menjalankan ibadah puasa terdapat beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan pada siang hari, seperti makan dan minum dengan sengaja serta melakukan hubungan biologis.
“Selain mendekatkan diri kepada Allah dan menjadikan kita sebagai muslim yang bertakwa, ada hal-hal yang harus kita lakukan selama bulan puasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa ada tiga hal yang perlu dilakukan selama bulan puasa:
Pertama, menjadikan bulan puasa sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada al-Quran.
Kedua, melaksanakan shalat tarawih setiap malam setelah shalat Isya. Sesuai dengan hadits, selain berpuasa, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah malam agar dosa-dosanya diampuni.
Ketiga, menjalani bulan puasa dengan semangat yang lebih tinggi, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, yang menghidupkan malam-malam tersebut dengan memperbanyak ibadah.
Acara dilanjutkan dengan peresmian masjid Ahmad Dahlan yang diresmikan oleh Ketua PDM Bojonegoro, Drs H Suwito MSi.
Sebelum peresmian, pada tahun sebelumnya telah dilakukan peletakan batu pertama dan penentuan arah kiblat yang dilaksanakan bersama dengan Yayasan Majelis At-Turots Al-Islamy Yogyakarta.
Sesuai target, Masjid Ahmad Dahlan diperkirakan selesai sebelum Ramadan dan dapat digunakan selama bulan suci tersebut. Peresmian kali ini dimeriahkan dengan berbagai rangkaian acara, seperti cek kesehatan, pembagian bakti sosial (baksos), pembagian bakso, dan ditutup dengan shalat Jumat perdana. (*)
Penulis Dini Faizatunni’am Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments