
Suasana kolaborasi orang tua dan anak dalam menghias bento gizi seimbang dalam kegiatan P5 di SD Muhammadiyah 24 Surabaya, Sabtu (17/05/2025). (Nurhayati/PWMU.CO).
PWMU.CO – Sekolah Karakter SD Muhammadiyah 24 Surabaya menggelar kegiatan menarik. Mulai dari kegiatan Edukasi Gizi hingga menghias bento gizi seimbang yang melibatkan orang tua dan anak.
Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan P5 untuk siswa dan wali murid kelas 1 yang berlangsung pada Sabtu (17/05/2025). Dalam kegiatan tersebut menghadirkan Ahli Gizi BKKBN Jawa Timur, Anja Farahyani SGz.
Ustadzah Elvira, selaku koordinator kegiatan mengungkapkan bahwa kegiatan ini sudah bermula sejak dua pekan selanjutnya dengan berbagai kegiatan edukatif.
“Kegiatan P5 ini sudah dimulai sejak dua pekan lalu, dimulai dengan kegiatan eksplorasi makanan sehat dan tidak sehat, kegiatan yang menyehatkan, kampanye tentang hidup sehat. Dan terakhir puncaknya yakni hari ini edukasi gizi dan membuat kreasi bersama orang tua” terangnya.
Implementasi 1 dari 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Lebih lanjut, kegiatan ini juga merupakan salah satu implementasi dari 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat. Siswa siswa berlatih untuk menerapkannya dan melatih nalar kritis siswa.
Hal ini sesuai dengan yang terungkap oleh Ustadzah Elvira. “Tujuan kegiatan ini yakni melatih kemandirian siswa alam menerapkan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat dan melatih nalar kritis siswa dalam mengenal dan memilah makanan yang sehat” tegas Elvira.
Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dari wali murid. Hal ini sebagaimana tersampaikan oleh Bunda dari Ananda Sanji, salah satu siswa kelas 1 sekolah karakter.
“Kegiatan hari ini sangat positif dan bermanfaat bagi kami para orang tua. Selain itu, saya senang bisa punya quality time bersama anak dalam menghias gizi seimbang ini” tutur wali murid.
“Dan dengan kegiatan ini akan lebih memorable dan mudah diingat sama anak-anak terkait apa saja makanan yang sehat dan bergizi” tambahnya.
Sementara itu, salah satu siswa kelas 1 yang bernama Wuri juga mengungkapkan perasaannya. “Seru sekali bisa bekerja sama menghias bento dengan bundaaaa, aku bagian mencetak bentuk-bentuk lucu” ujar Wuri.
Kegiatan berakhir dengan lancar, di akhir Bu Anja menyampaikan pesan agar anak terbiasa makan makanan yang bergizi dan seimbang. Yakni dengan mengubah kebiasaan di lingkungan keluarga karena sumber utama kebiasaan anak-anak berasal dari keluarganya.
“Memang harus dibiasakan makan bersama anak, kalau anak melihat orang tuanya makan apa, maka anak akan menirunya. Jadi orang tua harus suka makan sayur dan buah” ungkapnya.
Penulis Nurhayati, Editor Danar Trivasya Fikri






0 Tanggapan
Empty Comments