Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SD Muhammadiyah 4 Batu Gelar Imtihan dengan Inovasi Aplikasi Tajdied

Iklan Landscape Smamda
SD Muhammadiyah 4 Batu Gelar Imtihan dengan Inovasi Aplikasi Tajdied
Sesi evaluasi bersama setelah ujian imtihan (Muhammad Taufiqur Rosyid /PWMU.CO)
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 4 Batu, Kota Batu, menggelar imtihan (ujian membaca Al-Quran) dengan metode Tajdied pada Sabtu (13/9/2025). Sebanyak 40 peserta, terdiri dari 38 siswa dan 2 guru, mengikuti ujian yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00.

Dua penguji dari Tajdied Center, yakni Ustadz Lukmanul Hakim dan Ustadz Muhammad Taufiqur Rosyid, hadir untuk menguji kelancaran bacaan, ketepatan tajwid, serta kefasihan peserta.

Imtihan kali ini terasa berbeda. Selain menguji kemampuan membaca Al-Quran, kegiatan ini juga memperkenalkan penggunaan aplikasi Munaqosyah Tajdied, sebuah platform digital yang dikembangkan oleh Tajdied Center.

Aplikasi tersebut menggantikan sistem penilaian manual berbasis kertas. Dengan sistem digital, nilai dapat dicatat lebih cepat, terdokumentasi rapi, dan bisa dipantau guru maupun orang tua. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan Tajdied EduCore, sistem manajemen pembelajaran Al-Quran yang mencakup jurnal, absensi, laporan nilai, hingga sertifikat.

“Belajar Al-Quran harus ikut berkembang. Tidak mudah, tapi ini ikhtiar agar pembelajaran lebih rapi dan terdokumentasi dengan baik,” ungkap Muhammad Taufiqur Rosyid, CTO Tajdied Center.

Pelaksanaan imtihan dipandu guru-guru pengajar Al-Quran SD Muhammadiyah 4 Batu di bawah koordinasi Bu Anik. Kepala sekolah, Nur Ita Rahmawati, mengapresiasi semangat siswa yang tampil percaya diri.

“Anak-anak sudah terbiasa membaca dengan ketukan, nada Hijaz, juga password tajwid khas metode Tajdied. Dengan tambahan inovasi digital, kualitas pembelajaran bisa semakin meningkat,” ujarnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Usai ujian, seluruh guru Al-Quran bersama kepala sekolah dan tenaga kependidikan menggelar evaluasi. Hasilnya, mayoritas peserta dinilai sudah terbiasa membaca sesuai rasm Utsmani serta mampu menerapkan tajwid aplikatif.

Meski pelaksanaannya bertepatan dengan imtihan di SD Muhammadiyah 4 Batu, aplikasi Munaqosyah Tajdied ke depan juga akan digunakan di sekolah dan TPQ lain yang mengadopsi metode Tajdied.

“Digitalisasi ini justru memperkuat tradisi. Dengan sistem modern, mutu pembelajaran lebih terjaga dan terukur,” tambah Taufiqur.

Dengan demikian, imtihan kali ini tidak hanya menjadi evaluasi bagi siswa, tetapi juga momentum penting bagi digitalisasi pembelajaran Al-Quran di sekolah-sekolah Muhammadiyah dan lembaga lain yang menggunakan metode Tajdied. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu