Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada 10 November, SD Muhammadiyah 8 Tulangan (Muhdelta) menggelar Lomba Musikalisasi Puisi bagi siswa kelas IV hingga VI. Kegiatan ini berlangsung Selasa (11/11/2025) di Gedung BQA Kenongo Tulangan dengan suasana meriah dan khidmat.
Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka menampilkan karya puisi bertema perjuangan dengan iringan musik yang dikreasikan sendiri. Kombinasi alat musik seperti pianika, piano, hingga instrumen tradisional menghasilkan harmoni yang indah dan menyentuh.
Beberapa kelompok memilih irama lembut yang penuh perenungan, sementara lainnya menghadirkan suasana heroik dengan ketukan dinamis. Penonton yang terdiri atas siswa dan guru larut dalam suasana yang menggugah semangat kebangsaan.
Setiap bait puisi yang dibacakan menggambarkan kisah heroik para pahlawan yang rela berkorban demi kemerdekaan Indonesia. Para peserta tidak hanya menonjolkan kemampuan membaca puisi dengan ekspresi dan intonasi yang tepat, tetapi juga menunjukkan kekompakan dalam mengolah aransemen musik.
Kepala SD Muhammadiyah 8 Tulangan, Saifudin Zuhri, menyampaikan rasa bangga dan haru atas penampilan para siswa.
“Anak-anak hari ini telah menunjukkan hal luar biasa. Mereka bukan hanya membaca puisi, tetapi menghayati nilai perjuangan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga sarana pendidikan karakter.
“Kita ingin semangat para pahlawan tidak hanya dikenang, tetapi dihidupi dalam sikap dan perjuangan menuntut ilmu. Semoga kegiatan seperti ini terus menumbuhkan generasi yang cerdas, berani, dan berakhlak Islami,” tambahnya.
Menurutnya, seni memiliki kekuatan untuk menanamkan nilai kebaikan.
“Musik dan sastra dapat menyentuh hati. Saat anak-anak mengekspresikan makna perjuangan lewat musik dan puisi, mereka sedang membangun cinta tanah air yang tulus,” jelasnya.
Lomba berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Dewan juri menilai dari berbagai aspek, mulai teknik vokal, aransemen musik, ekspresi, kekompakan tim, hingga kemampuan menyampaikan pesan.
Di akhir acara, panitia mengumumkan para pemenang dan menyerahkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kreativitas peserta.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang menginspirasi siswa untuk terus berkarya dan mengembangkan bakat seni. Selain itu, momentum Hari Pahlawan menjadi pengingat bahwa perjuangan tak berhenti dengan senjata, melainkan melalui ilmu, karya, dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat perjuangan para pahlawan seolah hidup kembali di tengah siswa Muhdelta, menyalakan tekad menjadi generasi penerus bangsa yang unggul, kreatif, dan berkarakter Islami.





0 Tanggapan
Empty Comments