
PWMU.CO – Sekolah Dasar Muhammadiyah Kota Blitar (SD Muhtar) turut serta dalam kegiatan Penguatan Ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang diikuti oleh guru dan karyawan sekolah Muhammadiyah serta IGABA Se-Kota Blitar.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu (26/2/2025), pukul 07.30 hingga 11.30 WIB di Aula Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar lantai 2, yang berlokasi satu area dengan SD Muhtar.
Para guru dan karyawan KB dan TK memakai batik IGABA sedangkan SD, SMP, SMA, dan SMK memakai batik Forum Guru Muhammadiyah (FGM).
Acara ini diselenggarakan oleh PDM dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Blitar serta mendapat dukungan dari Bank Muamalat sebagai bank pertama yang murni syariah.
Sebelum acara utama dimulai, Pimpinan Bank Muamalat Kota Blitar memberikan presentasi mengenai berbagai fasilitas yang mereka tawarkan.
Dalam acara ini, pemateri utama Drs. Aunur Rofiq, MSi, yang merupakan fasilitator Diksuspala dan anggota Tim Penjamin Mutu Sekolah Muhammadiyah, menyampaikan materi penguatan ideologi bagi para pendidik.
Hadir pula Ketua PDM Kota Blitar, Lukiarto SKM, serta Ketua PDA Kota Blitar, dr. Wasingah.
Dalam sambutannya, Lukiarto menyampaikan semangatnya saat menyanyikan lagu Mars FGM. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan kesejahteraan guru dan karyawan serta menyampaikan konsep Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang mengutamakan penerimaan murid baru tanpa langsung membahas biaya pendidikan.
“Kita harus siap dengan segala perjuangan untuk mendapatkan murid. Jangan langsung menunjukkan biaya, tapi tampung dulu semua calon murid baru, setelah itu kita bahas mengenai biayanya,” ujar Lukiarto.
Ia juga menyampaikan empat level guru yang menentukan kualitas pendidikan.
“Ada medium teacher yang hanya memberi tugas, good teacher yang dapat menjelaskan ilmunya, excellent teacher yang dapat mendemonstrasikan ilmunya, dan great teacher yang menjadi inspirasi bagi murid serta masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, guru yang biasa-biasa saja bisa kehilangan eksistensinya. “Hidup segan, mati kesereten,” ucapnya, yang disambut tawa peserta. Ia menekankan pentingnya bekerja dengan ikhlas karena rezeki telah diatur oleh Allah.
Kepala SD Muhtar, Tiwik Kusrini SPd, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan para guru tentang ideologi Muhammadiyah. Semoga bisa menjadi agenda rutin dengan peserta yang semakin banyak,” katanya.
Tiwik juga berharap agar SD Muhtar dan sekolah Muhammadiyah lainnya semakin maju dan diminati oleh masyarakat.
“Semoga kita menjadi lembaga pendidikan yang unggul, ramah anak, serta melahirkan generasi Islami yang berwawasan global,” tuturnya.
SD Muhtar yang beralamat di Jalan Cokroaminoto Nomor 3, Kelurahan Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar ini sendiri memiliki branding sebagai Islamic School dengan motto Mencetak Generasi Islami, Unggul, dan Berwawasan Global. (*)
Penulis Agus Fawaid Editor Wildan Nanda Rahmatullah





0 Tanggapan
Empty Comments