SD Muhammadiyah Melirang kembali mengadakan kegiatan imunisasi untuk para siswanya, Jumat (22/8/2025). Program ini menjadi agenda rutin hasil kerja sama dengan Puskesmas Bungah guna menjaga kesehatan dan mencegah penyakit menular sejak dini.
Sasaran imunisasi kali ini adalah murid kelas 1 yang menerima vaksin campak serta murid kelas 5 putri yang mendapat vaksin HPV. Kedua jenis imunisasi tersebut dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang anak agar tetap sehat, terhindar dari penyakit berbahaya, serta siap menghadapi masa depan dengan kondisi tubuh yang kuat.
Kegiatan imunisasi dilaksanakan di ruang kelas yang telah disiapkan khusus. Tenaga kesehatan dari Puskesmas Bungah hadir lengkap dengan perlengkapan medis, menyambut siswa dengan ramah sehingga suasana menjadi lebih tenang. Para guru turut mendampingi sekaligus memberikan motivasi agar anak-anak berani menghadapi suntikan tanpa rasa takut.
Menariknya, di antara murid kelas 1 ada seorang siswa bernama Al Mahdi yang patut diacungi jempol. Ia terlihat sangat berani, tidak takut jarum suntik, dan tidak menangis saat disuntik. Sikap tenang dan pemberani Al Mahdi ini menjadi teladan bagi teman-temannya. Meski begitu, ada pula beberapa siswa yang masih merasa takut dan rewel sehingga membutuhkan pendampingan lebih, bahkan ada yang ditemani langsung oleh orang tua. Hal ini menunjukkan bahwa setiap anak memiliki pengalaman berbeda, namun tetap berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang sama.
Untuk murid kelas 5 putri, imunisasi HPV diberikan sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit kanker serviks. Para siswi terlihat antusias, meski sebagian awalnya merasa tegang. Dengan bimbingan ustadzah dan tenaga kesehatan, seluruh proses akhirnya berjalan lancar.
Kepala SD Muhammadiyah Melirang, ustadz Fichrul Efendi SPd MPd menyampaikan apresiasi kepada pihak puskesmas atas kerja sama yang baik. “Kami berterima kasih kepada Puskesmas Bungah atas kerja samanya dalam program imunisasi ini. Semoga seluruh siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani maupun rohani, serta memiliki semangat belajar yang tinggi,” ujarnya.
Selain menjaga kesehatan, kegiatan imunisasi ini juga menjadi sarana pembelajaran karakter. Anak-anak dilatih untuk berani, sabar, dan saling menguatkan satu sama lain. Guru maupun tenaga kesehatan berharap pengalaman ini dapat tertanam sebagai bagian dari pola hidup sehat sejak dini.
Melalui kegiatan rutin tersebut, murid-murid SD Muhammadiyah Melirang diharapkan senantiasa terjaga kesehatannya. Dengan tubuh yang sehat, mereka bisa mengikuti pelajaran dengan semangat serta aktif dalam kegiatan sekolah. Sehat adalah anugerah, dan imunisasi merupakan salah satu ikhtiar nyata untuk menjaga karunia tersebut. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments