Pelaksanaan kegiatan Darul Arqom SD Musix pada hari pertama, Senin (23/2/2026), diisi dengan penyampaian materi teori dan praktik salat sebagai bagian dari upaya pembinaan ibadah peserta sejak dini. Kegiatan ini diikuti para siswa dengan pendampingan panitia dan motivator yang telah ditunjuk.
Materi teori salat disampaikan oleh Muhammad Al-Amin, S.H.I., sedangkan praktik gerakan salat dibimbing oleh Darmaji, S.Pd. Kedua materi tersebut diberikan secara bertahap agar peserta dapat memahami sekaligus mempraktikkan tata cara salat sesuai tuntunan.
“Kedua materi ini sangat penting, karena terkait dengan bekal para murid di masa depannya,” kata Anisa Herawati, S.Pd.I., M.Pd., selaku Ketua panitia Darul Arqom SD Musix.
Secara bergantian, Al-Amin menyampaikan teori salat beserta bacaan dan doa-doanya sesuai tuntunan Rasulullah Saw., dengan merujuk pada Himpunan Putusan Majelis Tarjih Muhammadiyah.
Penyampaian materi dikemas secara komunikatif agar mudah dipahami peserta, khususnya siswa kelas 1–3. Untuk mendukung pemahaman, ia memanfaatkan media video pembelajaran doa-doa salat sehingga siswa dapat melihat sekaligus mendengarkan bacaan yang benar.
Sementara itu, Darmaji, S.Pd., menitikberatkan pada praktik gerakan salat sesuai tuntunan. Ia membimbing peserta memperbaiki posisi berdiri, rukuk, sujud, hingga duduk tasyahud secara bertahap.
Dalam pelaksanaannya, kedua pemateri mengakui adanya tantangan tersendiri. Waktu yang tersedia cukup banyak tersita untuk mengondisikan peserta, mengingat sebagian besar anak masih dalam suasana semangat bermain. Namun demikian, kegiatan tetap berjalan tertib dan kondusif berkat dukungan para motivator.
“Kami menyadari bahwa anak-anak yang masih bersemangat bermain dikumpulkan dalam satu tempat yang cukup luas” Ujar Darmaji setelah penyampaian materi
Peserta dibagi dalam beberapa kelompok kecil yang masing-masing didampingi dua motivator. Setiap kelompok terdiri atas 10–13 siswa. Setelah penyampaian materi umum, praktik dilanjutkan dalam kelompok masing-masing. Para motivator membimbing secara langsung serta mengoreksi gerakan dan bacaan salat peserta.
“Secara umum, gerakan dan doa salat sudah cukup dikuasai oleh sebagian besar peserta” Kata Hidayatun Ni’mah, S.Ag., M.Pd. sekretaris panitia.
Tugas para motivator, lanjutnya, lebih banyak memberikan penyempurnaan pada detail gerakan dan pelafalan bacaan, terutama bacaan tasyahud.
Kegiatan hari pertama Darul Arqom ditutup setelah seluruh motivator kelompok menyampaikan laporan hasil praktik masing-masing. Laporan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan dan penguatan materi pada hari berikutnya.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta tidak hanya memahami teori shalat, tetapi juga mampu melaksanakan ibadah dengan benar sesuai tuntunan, sehingga nilai-nilai kedisiplinan dan kekhusyukan dapat tertanam sejak dini” Pungkas Anisah yang juga menjabat sebagai Kaur Kurikulum.






0 Tanggapan
Empty Comments