SD Muhammadiyah 1 Wringinanom (SD Muwri) Gresik menggelar kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan Tartil 30 Juz serta Tahfidz Juz 29 dan 30 di halaman sekolah pada Ahad (21/12/2025).
Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan menjadi salah satu agenda unggulan sekolah dalam rangka menumbuhkan generasi Qurani sejak usia dini.
Sejak pukul 06.00 Wib para peserta Khotmul Quran dan Imtihan mulai berdatangan memasuki halaman sekolah. Dengan wajah penuh semangat dan didampingi orang tua, para siswa menempati tempat yang telah disediakan oleh panitia.
Suasana pagi itu terasa istimewa, dipenuhi lantunan ayat suci Al-Quran yang menambah kekhusyukan dan kebanggaan tersendiri bagi seluruh warga sekolah.
Mereka merupakan siswa-siswa yang sebelumnya telah melalui tahapan ujian munaqasah, yang diuji langsung oleh para trainer dari Ummi Foundation UMDA Gresik. Proses munaqasah dilakukan secara ketat dan profesional untuk mengukur kemampuan siswa dalam membaca Al-Quran sesuai kaidah tajwid serta kelancaran hafalan.
Setelah melalui proses tersebut, para peserta dinyatakan lulus dan berhak mengikuti Khotmul Quran dan Imtihan sebagai bentuk pengakuan atas capaian mereka.
Kegiatan ini merupakan Khotmul Quran dan Imtihan Tartil 30 Juz serta Tahfidz Juz 29 dan 30 angkatan kedua yang diselenggarakan oleh SD Muhammadiyah 1 Wringinanom.
Di tahun sebelumnya, dilaksanakan pada awal tahun 2025. Hal ini menunjukkan komitmen sekolah yang berkelanjutan dalam mengembangkan program Al-Quran berbasis metode Ummi, sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran tartil dan tahfidz dari tahun ke tahun.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan tamu undangan. Hadir Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik, Ainul Muttaqin, M.Pd, yang memberikan apresiasi tinggi atas ikhtiar SD Muwri dalam mencetak generasi Qurani.
Selain itu, hadir pula Hj. Mushonifah, M.Si., Pengawas SD Kecamatan Wringinanom, Ketua PCM Wringinanom Arokman beserta jajaran, Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Wringinanom Umar Shodiq, S.Ag beserta sekretaris Nur Rochmad, para kepala TK se-Kecamatan Wringinanom, Koordinator Ummi se-Kecamatan Wringinanom, serta undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia, Indarti, menyampaikan bahwa proses pencapaian target dalam kegiatan ini tergolong sangat cepat.
Ia menjelaskan bahwa para siswa hanya diberi waktu satu semester untuk mengejar target tartil 30 juz dan tahfidz juz 29 dan 30.
“Proses ini bisa dikatakan terlalu cepat dan menantang, karena anak-anak dituntut untuk bekerja keras mengejar target dalam waktu yang relatif singkat,” ujarnya.
Namun demikian, Indarti mengungkapkan rasa syukur karena target yang telah ditetapkan akhirnya dapat tercapai. Ia juga tidak menutup mata bahwa dalam prosesnya terdapat berbagai tantangan. “Ada beberapa siswa yang harus melewati proses yang cukup berat, bahkan bisa dikatakan berdarah-darah.
Selain itu, ada pula siswa yang harus mengikuti remedial pada ujian tartil 30 juz karena dituntut benar-benar menguasai qaidah tajwid dan aspek bacaan lainnya.
Berkat pembinaan yang intensif dari para guru Ummi eksternal SD Muwri serta dukungan penuh dari guru kelas dan orang tua, para siswa tersebut akhirnya mampu memperbaiki kemampuan bacaan dan hafalan mereka. Dengan bimbingan yang berkelanjutan, seluruh peserta dapat melalui tahapan demi tahapan dengan baik hingga akhirnya dinyatakan lulus.
Kegiatan Khotmul Quran dan Imtihan ini tidak hanya menjadi ajang uji kemampuan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kecintaan siswa terhadap Al-Quran.





0 Tanggapan
Empty Comments