PWMU.CO – SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) mengadakan lomba kreasi mini tumpeng di jenjang kelas enam pada Jumat (15/08/2025).
Kegiatan ini terhadiri oleh seluruh murid kelas 6 (20 kelompok) di sepanjang koridor jenjang kelas 6.
5 hari sebelum kegiatan, Nur Asiyah SPd menyampaikan kepada guru kelas jenjang kelas 6 agar membentuk kelompok di setiap kelasnya. Kelompok boleh heterogen atau homogen yang berjumlah 5-6 orang dengan konsep mini tumpeng.
Penanggung jawab Al Islam dan Kemuhammadiyahan ini menyampaikan agar masing masing kelompok belajar untuk mengkoordinir pembagian keperluan alat dan bahan yang dipersiapkan.
Sehingga pada saat lomba alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat kreasi tumpeng mini bisa dilakukan dengan sebaik mungkin.
Menghias Tumpeng Mini
Pukul 07.10 WIB, masing masing kelas dari jenjang kelas 6 mulai mengeluarkan meja sebagai tempat untuk membuat dan menghias tumpeng mininya. Sembari mengeluarkan segala alat dan bahan yang menunjang lomba tersebut.
Izdihar Marquez Rinjani mengeluarkan alat untuk mencetak nasinya yang berbentuk kerucut, adapun Muthiatur Rahmah Putri Ighfar mengeluarkan garnish yang sudah ia persiapkan dari rumah.
Di sisi lain, Muhammad Lutfi mempersiapkan nasi yang sudah ia persiapkan, dan Andalusia Putri Aminuddin juga mempersiapkan lauk pauk di mejanya dan siap untuk di hias.
Kegiatan terbuka oleh kanjeng kelas 6 Nur Asiyah, sekaligus memaparkan kriteria penilaian oleh juri. Aspek penilaian untuk menghias mini tumpeng meliputi kreativitas, kerapian, estetika, dan komposisi atau kelengkapan.
Hal menarik buat murid adalah saat mencatak nasi ke dalam cetakan yang membuat cetakannya menjadi miring dan ujungnya patah. Aditya Giri Reksa Nu’aimi dan timnya berupaya keras agar cetakannya yang berbentuk kerucut agar berdiri tegak.
Usaha ini dilakukan beberapa kali oleh timnya karena dalam proses mencetak tumpengnya belum berhasil sempurna. Hal serupa dialami oleh beberapa kelompok, namun mereka tidak menyerah dan selalu mencoba terus hingga nasi tercetak berbentuk kerucut yang tegak.
Pembeda dari Kelompok Lain
Usai masing masing kelompok pencetak mulailah mereka menghias dengan memberikan lauk pauk, sayuran, mie, sambal goreng kentang, tahu, tempe, urap-urap, selada, aneka buah, dan sayur.
Bahkan ada yang memberikan hiasan lampu untuk nampan tumpengnya. Syafaatul Ilmiah SPd begitu takjub dengan kolaborasi dan kerja keras yang telah murid-muridnya lakukan.
Kolaborasi apik telah setiap kelompok lakukan dalam menyiapkan segala sesuatunya hingga menjadi hiasan tumpeng mini. Panitia memberikan kesempatan 45 menit dalam proses mencetak dan menghias.
Adapun Juri pada kegiatan ini ialah Kepala SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Athiq Maliliyah SPd. Di setiap kelompok, Athiq menanyakan proses yang mereka lakukan dan pembeda dari kelompok yang lainnya.
Abqary Rifqi Hariadi di kelompoknya membawa dadar jagung serta sayur urap yang menjadi pembeda dengan kelompok yang lain. Bahkan ada yang membawa kerupuk serta sambal yang menjadi pelengkap hiasan tumpeng mini.
Kepala SDMM berharap dengan rangkaian lomba Agustusan ini dapat membangun kolaborasi antar siswa, leadership, tanggung jawab, dan komunikasi.






0 Tanggapan
Empty Comments