Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sehat, Cerdas, dan Mencerahkan: PCNA Buduran gelar Talkshow Muslimah Gaungkan Pentingnya Kesehatan Reproduksi Perempuan

Iklan Landscape Smamda
Sehat, Cerdas, dan Mencerahkan: PCNA Buduran gelar Talkshow Muslimah Gaungkan Pentingnya Kesehatan Reproduksi Perempuan
Foto bersama peserta setelah selesai talkshow. (Syahensyah Raiq/PWMU.CO)
pwmu.co -

Masjid yang biasanya sunyi di pagi Ahad itu mendadak semarak oleh suara tawa, lantunan doa, dan semangat para muslimah dari berbagai usia. Pada Ahad, (3/8/2025) Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Buduran menggelar Talkshow Muslimah bertajuk kesehatan reproduksi wanita, bagian dari rangkaian program Shecure Fest 2025.

Lebih dari 100 peserta hadir memadati halaman dan area utama Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran, mulai dari remaja, ibu rumah tangga, hingga para tokoh perempuan komunitas. Acara yang dimulai sejak pukul 08.20 WIB itu menjadi ruang belajar dan refleksi bersama, membahas hal-hal krusial namun kerap diabaikan: tubuh perempuan dan bagaimana merawatnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut Nur Rafita Hanun,MA Ketua PDNA Sidoarjo, SITI AMINAH,S.TP Kepala TK ABA 1 Buduran beserta wali siswa, santri dari Muhammadiyah Boarding School (MBS) Porong dan Tulangan, santri Pondok Pesantren Al-Fattah Banjarsari, serta perwakilan dari KNPI Kecamatan Buduran, Karang Taruna Kecamatan Buduran, PAC Fatayat Buduran, dan ibu-ibu Aisyiyah.

Ketua Pimpinan cabang Muhammadiyah (PCM) Buduran, Mugiono MPd turut hadir sejak awal dan menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif dakwah perempuan ini.

“Kami sangat mendukung kegiatan kajian khusus muslimah seperti ini. Dakwah seperti ini sangat diperlukan di era sekarang. Silakan jadikan masjid ini sebagai pusat kegiatan muslimah yang bermanfaat dan mencerahkan,” tegasnya dalam sambutan.

Shecure Fest 2025

Sementara itu, Ketua PCNA Buduran, Rifatul Hidayah SS dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas antusiasme peserta. Ia menjelaskan bahwa talkshow ini merupakan bagian dari Shecure Fest 2025, program satu bulan penuh untuk pemberdayaan muslimah.

“Selain talkshow, akan ada sarasehan enterpreneur muslimah, Thrifting Muslimah, dan berbagai kompetisi inspiratif muslimah,” ujarnya.

Sebagai seorang ibu dua anak yang juga aktif bekerja dan berorganisasi, Rifa menyemangati peserta untuk terus menuntut ilmu dan tidak takut berperan aktif di masyarakat.

“Dalam Islam, perempuan itu mulia. Ia bukan hanya pendamping laki-laki, tapi juga ibu, pendidik, dan penggerak masyarakat. Maka menuntut ilmu dan aktif berorganisasi adalah bentuk jihad kita,” tegasnya.

Kesehatan Reproduksi

Dr Rafhani Rosyidah SKeb Bd MSc saat memaprkan materi. (Syahensyah Raiq/PWMU.CO)
Dr Rafhani Rosyidah SKeb Bd MSc saat memaprkan materi. (Syahensyah Raiq/PWMU.CO)

Talkshow inti diisi oleh Dr Rafhani Rosyidah SKeb Bd MSc seorang dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan praktisi kebidanan. Dalam pemaparannya yang lugas dan menyentuh, ia menjelaskan bahwa kesehatan reproduksi tidak hanya menyangkut organ tubuh, melainkan juga aspek fisik, mental, dan sosial secara menyeluruh.

“Banyak perempuan, terutama remaja, belum paham betapa pentingnya merawat tubuhnya sendiri. Mari kenali sistem reproduksi kita, pahami proses menstruasi, ovulasi, hingga bagaimana menjaga kebersihan dan pola hidup sehat,” ujarnya.

Ia juga membongkar mitos-mitos umum seputar menstruasi dan organ intim yang masih banyak dipercayai namun keliru secara medis.

“Tubuh kita adalah amanah. Jagalah bukan hanya untuk hari ini, tapi juga untuk masa depan yang lebih sehat dan berkualitas,” pungkasnya.

Usai talkshow, acara dilanjutkan dengan Thrifting Muslimah, yakni bazar pakaian muslimah layak pakai. Keuntungan dari kegiatan ini akan dikelola untuk mendukung program-program masjid, sejalan dengan semangat pemberdayaan perempuan dan ekonomi kreatif.

Acara yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini terselenggara berkat kerja sama PCNA Buduran dengan Departemen Muslimah Masjid Ar-Royyan Muhammadiyah Buduran. Semangat yang dibawa terasa bukan hanya pada ilmu yang dibagikan, tapi juga pada energi kolektif perempuan yang ingin tumbuh, memberdaya, dan mencerahkan — dimulai dari masjid. (*)

 

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu