Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sejarah SMK Muda Genteng Terungkap di Acara Ini

Iklan Landscape Smamda
Sejarah SMK Muda Genteng Terungkap di Acara Ini
pwmu.co -
Sejarah SMK Muda Genteng
Sujoko menceritakan sejarah SMK Muda Genteng Banyuwangi. (Taufiq/PWMU.CO)

PWMU.CO – Sejarah SMK Muda Genteng Banyuwangi dikisahkan dalam halalbihalal keluarga besar SMK Muhammadiyah 2 Genteng, Ahad (21/4/2024).

Halalbihalal bertempat di Aula SMK Muda Genteng. Dihadiri pendiri, para sesepuh, komite sekolah, dan keluarga besar SMK Muda Genteng.

Satu pendiri Sujoko memberikan sambutan. Dia menceritakan sejarah SMK Muda Genteng ini. Awal berdirinya sekolah ini bernama STM Muhammadiyah Genteng.

Dia menuturkan, pendiri sekolah ini ada lima orang, yaitu Wahhab, Sudibyo, Hadi Suwanto, Jalal, dan Sujoko.

“Kini keempatnya telah tiada. Tinggal saya yang masih diberi umur panjang,” kata Sujoko sambil mendoakan kebahagiaan untuk empat orang pendiri yang telah wafat.

”Mengapa harus mendirikan STM? Karena saat itu kami melihat banyak anak-anak naik kereta api ke Banyuwangi untuk bersekolah di STM di kota,” katanya.

Dia mengatakan, prinsipnya yang penting berdiri sekolah dulu. Meskipun dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

”Guru masih seadanya, murid sedikit, penerangan menggunakan lampu pompa untuk pembelajaran di malam hari,” katanya.

”Bahkan gurunya tidak dibayar,” kenang pria yang pernah menjabat Kepala Kantor Departemen Pendidikan Kabupaten Banyuwangi itu.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dia salut dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada penerusnya yang mampu mengelola SMK Muda Genteng ini makin maju.

“Kami tidak menyangka, STM yang sekarang sudah luar biasa, seperti ini kondisinya,” katanya bangga.

Menurutnya, merawat untuk menjadi maju dan berkembang seperti ini sulit sekali, butuh perjuangan yang hebat.

Dia berpesan, berjuanglah di SMK ini semaksimal mungkin dengan ikhlas.

“Dulu kami mendirikan sekolah dengan sangat prihatin, tapi kami ikhlas, maka hasilnya berbuah manis,” ujarnya.

Berjuanglah dengan ikhlas, sambung dia, berjalanlah di jalan yang lurus. Allah akan menentukan jalanmu dengan penuh kebahagiaan. ”Kami bukan pinter atau cerdas, tapi Allah memberi kami sikap ikhlas,” tandasnya.

Penulis Taufiqur Rohman  Editor Sugeng Purwanto

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu