
Jangan Terpancing Isu Radikal
Terkait dengan persoal bangsa yang tengah menghadapi pemulihan ekonomi Buya Amirsyah berpesan agar kekuatan masyarakat Indonesia pada social capital dan human capital dapat dikapitalisasi menjadi kekuatan bangsa.
“Oleh karena itu kata kuncinya pada persatuan dan kesatuan bangsa. Artinya umat dan bangsa harus terus bersatu. Jangan mudah diadu domba dengan isu radikal-radikul, Khilafatul Muslimin, dan isu lainnya,” ujarnya.
Jadi, sambungnya, kekuatan bangsa melalui kekuatan umat harus dapat dikapitalisasi untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat produksi halal dunia 2024. “Oleh karena itu industri dan pariwisata halal di Indonesia harus mampu bersaing dengan negara lain,” ujarnya.
Rektor Fadillah Sabri ST MEng ikut memberikan sambutan selaian memandu dialog. Dia mengatakan saat ini Unmuh Babel tengah mempersiapkan program studi pariwisata agar sesuai potensi alam di Babel.
“Hingga saat ini Unmuh Babel tengah mengelola Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Terdiri dari Program Studi PGSD, PJKR, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Bahasa Inggris,” ujarnya.
Ada juga Fakultas Teknik dan Sains terdiri dari Program Studi Teknik Sipil, Ilmu Komputer, dan Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA). “Kami telah memiliki mahasiswa hampir 2000 orang,” ujarnya.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Babel Drs Syamlawi Ahmad mengapresiasi kehadiran Sekjen MUI Amisrsyah Tambunan yang memberikan kuliah umum dan dialog bersama keluarga besar Muhammadiyah Bangka Belitung.
Turut hadir Ketua Pimpinan Wilayah Aisyyah (PWA) Babel Hj Suhada, organisasi otonom IMM dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. (*)
Penulis/Editor Mohammad Nurfatoni





0 Tanggapan
Empty Comments