
PWMU.CO – “Berani Melayani Lebih Baik”. Tageline ini disampaikan oleh Aris Nasution dalam acara National Symposium on Education and Technology, Ahad (18/11/2018).
Kepala SD Aisyiyah Nganjuk ini berharap agar kepala Sekolah tidak segan-segan berguru kepada sekolah lain yang lebih maju. “Jangan malu dan enggan silaturrahim. Di mana-mana sekolah yang unggul selalu diawali dengan sinergi,” kata Aris. Fakta membuktikan, sambungnya, sekolah yang sulit maju karena merasa diri besar dan tidak ada semangat.
Ketua Ikatan Guru Sekolah Aisyiyah Indonesia ini, menguraikan sekolah harus berani melakukan marketing efektif. Aris mencontohkan saat awal merintis SD Aisyiyah Nganjuk, dia berani membuat pertunjukan wayang dengan dalang Imam Robandi—Guru Besar ITS yang juga aktivsi Muhamamdiyah Jawa Timur. Langkah ini mendapat respon positif luar biasa dari masyarakat. Segmen-segmen yang selama ini belum tersentuh, akhirnya simpati dengan sekolah ini.
Aris memberikan resep berikutnya, perubahan dan perbaikan sekolah ditentukan oleh kepala sekolah dan para guru.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lamongan Plaza ini dihadiri 670 kepala sekolah dan guru Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan.
Suasana semakin cair ketika Aris meminta kepada peserta putri untuk menyanyikan Mars Aisyiyah sambil berdiri. Terik panas tidak menjadikan peserta merasa jenuh, karena hanyut dengan uraian-uraian yang menghipnotis pemateri. (Mohamad Suud)






0 Tanggapan
Empty Comments