Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Dr. Piet Hizbullah Khaidir MA hadir dan mengisi Kajian Safari Ramadan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Lamongan di Ranting Lembor Brondong Lamongan Jawa Timur, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Lamongan Mas Dirham Akbar Aksara, S.T., B.Eng, Ketua PDPM Husnul Abid Saputra S.Pd bersama jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong dan PRM Brondong tersebut digelar di pusat Amal Usaha Muhammadiyah Lembor, Masjid Al-Abrar.
Ustadz Piet, biasa disapa demikian, dengan mengenakan kemeja koko putih bersarung ini menyampaikan 8 poin pokok ceramahnya di hadapan kurang lebih 400 warga Muhammadiyah Lembor Brondong dalam kegiatan yang dikemas dengan Buka Bersama.
Delapan Poin Penting
Pertama, Puasa harus melahirkan takwa yang operasional wujud dalam karya-karya nyata, bukan sekedar sebagai definisi yang dihafalkan, tidak sekedar wacana yang dikonseptualisasi.
Kedua, Oleh karena itu, takwa harus berbuah kepada hal-hal yang konkret, baik dalam keseharian ataupun kebijakan. Ketiga, Takwa dalam keseharian, tidak ghibah digital, tidak mengatakan hal buruk terhadap saudara sesama muslim, menjaga bicara, menjaga lisan, agar berbuah perilaku keseharian yang baik dan maslahat untuk saudara-saudaranya.
Keempat, Dalam kebijakan, sebagai pemerintah, harus pro aktif mengambil langkah bahkan resiko jika itu maslahat dan baik untuk kemajuan wilayah dan rakyat, Kelima, Sebagai rakyat, dalam menyampaikan kebijakan harus berbasis data, tidak asal kritik apalagi untuk panggung dan membangun narasi menjatuhkan martabat pemerintah.
Keenam, Pemuda Muhammadiyah dalam era digital perlu waspada terhadap ketergantungan terhadap AI. Apalagi, AI kemudian menjadi sandaran data dan jawaban dalam masalah keagamaan.
“Sebab, belum tentu AI yang sifatnya umum mempunyai jawaban yang shahih terhadap urusan keagamaan. Oleh karena itu, Pemuda Muhammadiyah perlu mengedukasi anggotanya untuk belajar agama dengan baik, atau bahkan membuat big data agar memiliki AI keagamaan yang bagus,” imbuhnya.
Lalu dia menyebut ketujuh, di sini ia mengajak jamaah agar Pemuda Muhammadiyah diapresiasi kegiatan-kegiatannya, termasuk kegiatan safari Ramadan atau Program SM Corner-nya yang sangat sangat bagus.
Terakhir, ayah dua anak ini mengajak untuk menjadikan momentum ramadan untuk menumbuhkan taqwa yang operasional, sehingga menjadi pilar maslahat dan kemajuan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments