
PWMU.CO — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, SMK Muhammadiyah 8 Siliragung, Banyuwangi (SMK Models) melakukan aksi nyata penyelamatan lingkungan dengan menanam pohon bambu di bantaran Sungai Kalibaru Siliragung yang terletak di belakang lingkungan sekolah.
Penanaman bambu ini menjadi bagian utama dari rangkaian kegiatan bertema Perempuan Penggerak Aksi Lingkungan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari, Kamis (5/6/2025).
Penanaman bambu dipilih sebagai langkah strategis untuk menghijaukan kembali area sekitar sungai serta menguatkan struktur tanah di sepanjang bantaran.
Bambu dikenal sebagai tanaman dengan akar serabut yang mampu menahan erosi, menyerap air secara optimal, dan menjaga stabilitas tanah, sehingga berperan penting dalam memelihara ekosistem air dan mencegah bencana longsor.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Organisasi Pecinta Alam (Orspala) SMK Models mampu melibatkan berbagai elemen masyarakat. Hadir dalam aksi tanam bambu ini antara lain perwakilan dari Sungai Watch, EmviTrust, Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Siliragung, Fatayat Siliragung, Muslimat Siliragung, komunitas pecinta alam dari berbagai sekolah, serta delegasi intrakurikuler dan ekstrakurikuler SMK Models.

Mereka bersama-sama menanam bambu di titik-titik rawan abrasi dan pencemaran, menunjukkan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan.
Sebelum aksi tanam bambu dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti sarasehan bertema Ending Plastic Pollution yang menghadirkan tiga narasumber perempuan penggerak lingkungan. Diskusi ini menyoroti pentingnya pelibatan perempuan dalam kepemimpinan aksi lingkungan, khususnya di tengah kondisi krisis iklim seperti saat ini.
Melalui kegiatan ini, SMK Models menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga aktif sebagai pelopor perubahan dalam pelestarian lingkungan.
Penulis Cici Arista dan Saskia Editor Zahra Putri Pratiwig






0 Tanggapan
Empty Comments