Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Semangat Kebersamaan yang Menguatkan, Kajian dan Buka Bersama Smamita Penuh Hikmah

Iklan Landscape Smamda
Semangat Kebersamaan yang Menguatkan, Kajian dan Buka Bersama Smamita Penuh Hikmah
Kajian dan buka bersama Smamita sebagai semangat kebersamaan yang menguatkan. Foto: Satrio/PWMU.CO
pwmu.co -

Nuansa kebersamaan dan kekhidmatan terasa kuat dalam kegiatan Kajian Ramadan dan Buka Bersama yang diselenggarakan keluarga besar SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita). Kegiatan ini menjadi momentum berharga untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperdalam pemahaman keislaman seluruh civitas sekolah, Selasa (17/3/2026).

Acara diawali dengan kajian yang sarat hikmah, mengangkat nilai keikhlasan, kebersamaan, serta semangat berbagi. Dalam tausiyahnya, Ustadz Agus Ishom, M.Pd., mengingatkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi sarana memperkuat iman, menumbuhkan empati sosial, serta meningkatkan kualitas amal. Ia juga mengajak seluruh keluarga besar Smamita menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan menuju pribadi yang lebih baik.

Kegiatan ini turut dihadiri para guru dan kepala sekolah, baik yang masih aktif maupun purna tugas. Di antaranya Sijastuti Antinaro, S.Pd., Nur Hendah, S.Pd., Ustadz Drs. Nadjih Ihsan, M.Pd.I., Zainal Arif Fakhrudi, M.M., serta Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sepanjang, Isa Haji Sulaiman, S.T. Kehadiran para pendahulu tersebut menambah kehangatan sekaligus memperkuat makna kebersamaan.

Direktur Smamita, Edwin Yogi Laayrananta, M.I.Kom., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh civitas sekolah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata kebersamaan dalam meneladani nilai-nilai Islam.

“Kebersamaan seperti inilah yang menguatkan langkah kita dalam mendidik dan melayani. Smamita dapat berkembang seperti saat ini berkat dedikasi luar biasa para guru serta peran strategis pimpinan di masa lalu,” ujarnya.

Edwin juga menyampaikan terima kasih kepada para guru pendahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi kemajuan sekolah. Menurutnya, capaian Smamita saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang, pengorbanan, dan keikhlasan banyak pihak.

Pada kesempatan tersebut, Edwin turut mengungkapkan rasa syukur atas capaian terbaru Smamita yang resmi ditetapkan sebagai Sekolah Model oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Selain itu, Smamita juga mendapat amanah dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur sebagai sekolah pembina bagi SMA Muhammadiyah 1 Pasuruan.

“Amanah ini adalah tanggung jawab bersama. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan, dan ikhtiar seluruh keluarga besar Smamita membuahkan hasil yang membanggakan,” tambahnya.

Dalam momen tersebut, Edwin juga menyinggung hadiah tiket umrah yang diraih salah seorang guru Smamita, Fauzi Asnawi, S.Sos.I. Hal ini dinilai sebagai penyemangat spiritual sekaligus motivasi bagi seluruh guru dan karyawan. Ia juga mendoakan para guru purna tugas agar senantiasa diberi kesehatan, keberkahan rezeki, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

Sementara itu, Sekretaris PCM Sepanjang, Isa Haji Sulaiman, S.T., menjelaskan bahwa Muhammadiyah berfungsi sebagai gerakan Islam dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid. Tujuannya adalah menegakkan ajaran Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, sekaligus mencerdaskan dan memajukan bangsa melalui pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Ia menegaskan bahwa tantangan pengelolaan persyarikatan di era disrupsi saat ini jauh berbeda dibandingkan masa lalu. Ranting dan cabang perlu saling menguatkan, sementara amal usaha Muhammadiyah (AUM) dituntut dikelola secara profesional agar mampu berkembang dan tetap diminati masyarakat.

Isa mencontohkan perkembangan Rumah Sakit Siti Khodijah Sepanjang yang mengalami perubahan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, tanpa inovasi dan adaptasi terhadap teknologi, AUM di bidang kesehatan maupun pendidikan berpotensi ditinggalkan masyarakat.

Ia juga menyebut Smamita sebagai salah satu AUM pendidikan yang memiliki keunggulan, baik dari sisi prestasi maupun sumber daya manusia. Para guru dinilai relatif muda, kreatif, dan inovatif. Namun, strategi dan evaluasi berkelanjutan tetap diperlukan karena berpengaruh terhadap kesejahteraan guru dan karyawan.

Pernyataan tersebut disampaikan Isa yang juga menjabat sebagai Direktur PT Mega Prakarsa Engineering Indonesia. Ia menegaskan pentingnya profesionalisme dan kemampuan beradaptasi sebagai kunci keberlanjutan amal usaha Muhammadiyah di tengah tantangan zaman.

Kegiatan Kajian Ramadan dan Buka Bersama ini menjadi peneguh semangat kebersamaan, sarana refleksi spiritual, serta penguat komitmen keluarga besar Smamita untuk terus berkhidmat dalam dunia pendidikan dan dakwah. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡