Perpustakaan Dauzan SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya menggelar Sayembara Literasi dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026. Kegiatan ini menjadi ajang kreativitas sekaligus wadah pengembangan minat baca dan tulis bagi siswa dan guru.
Acara berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu (10–11 April 2026), dengan puncak kegiatan pada Sabtu yang diisi pembukaan resmi dan pelaksanaan lomba siswa.
Sebanyak 370 peserta dari kelas 1 hingga kelas 5 turut ambil bagian. Tidak hanya siswa, para guru juga berpartisipasi dalam kompetisi ini. Terdapat 10 jenis lomba yang digelar, mulai dari Lomba Menulis Opini Pendidikan untuk guru hingga lomba kreatif seperti mading kelas, perpustakaan kelas, cerpen, resensi buku, puisi, pantun, cerita bergambar, komik, dan mewarnai.
Kepala Sekolah, Edy Susanto, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan bagian dari sejarah literasi yang dibangun oleh siswa melalui karya.
“Kalian anak hebat. Pemimpin dimulai dari suka membaca. Dengan membaca kita akan membuat dunia,” ujarnya penuh semangat.
Ia juga menekankan pentingnya keberkahan dalam berkarya. Menurutnya, karya yang bermanfaat akan terus hidup dan dikenang, bahkan ketika penciptanya telah tiada.
“Menulis adalah sedekah pengetahuan. Apa yang kita tulis bisa menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan siswa agar tidak larut dalam aktivitas yang kurang produktif, seperti bermain game secara berlebihan. Ia menegaskan bahwa kesuksesan harus dipersiapkan sejak dini melalui kebiasaan membaca dan belajar.
“Menulis dan membaca adalah awal kesuksesan. Jangan habiskan waktu untuk hal yang tidak bermanfaat,” pesannya.
Semangat literasi ini sejalan dengan rekam jejak prestasi sekolah. Pada 2017, Mudipat pernah meraih juara 1 lomba perpustakaan. Tradisi tersebut kini terus dilanjutkan melalui berbagai program literasi yang melibatkan seluruh elemen sekolah.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa budaya membaca telah tumbuh kuat di lingkungan sekolah. Banyak alumni Mudipat yang berhasil meraih kesuksesan berkat kebiasaan membaca sejak dini, menjadi inspirasi bagi generasi saat ini.
Dengan semangat Hari Kartini, Sayembara Literasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia. Membaca dan menulis tidak hanya menjadi aktivitas akademik, tetapi juga jalan menuju kepemimpinan dan masa depan yang gemilang.





0 Tanggapan
Empty Comments