
PWMU.CO – Peringatan Milad Aisyiyah ke-108 di Kota Blitar tahun ini disemarakkan dengan sebuah kegiatan yang sarat makna dan relevansi di tengah dinamika kehidupan keluarga modern, Sabtu (24/5/2025).
Bertempat di lantai 2 Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar perwakilan guru dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar bersama seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Kota Blitar mengikuti Seminar Keluarga Sakinah.
Acara yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB ini menghadirkan Hermazusti MAg sebagai narasumber utama, menyajikan pencerahan dan panduan praktis dalam membangun rumah tangga yang harmonis dan penuh berkah.
Seminar Keluarga Sakinah ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Aisyiyah dalam menjawab tantangan tersebut. Dengan tema yang berfokus pada pembentukan keluarga yang tenang, tenteram, dan bahagia (sakinah), acara ini diharapkan mampu membekali para peserta, khususnya para guru yang memiliki peran vital dalam membentuk karakter generasi masa depan, dengan ilmu dan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip dasar membangun keluarga yang kokoh.
Kehadiran perwakilan guru dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar dalam seminar ini menjadi sorotan utama. Sebagai pendidik, mereka tidak hanya memiliki tanggung jawab profesional di sekolah, tetapi juga peran signifikan dalam lingkungan keluarga masing-masing.
Kualitas keluarga seorang guru secara tidak langsung akan memengaruhi performa dan dedikasi mereka dalam mendidik siswa. Keluarga yang sakinah akan menjadi fondasi kuat bagi guru untuk menjalankan tugasnya dengan lebih optimal, menghadirkan energi positif, dan menjadi teladan bagi siswa-siswi mereka.
Hermazusti MAg dalam paparannya menekankan bahwa keluarga sakinah bukanlah utopia, melainkan sebuah realitas yang dapat dicapai melalui upaya sungguh-sungguh dan pemahaman yang benar akan ajaran agama serta prinsip-prinsip psikologi keluarga. Ia menyoroti pentingnya komunikasi efektif, saling pengertian, manajemen konflik yang sehat, serta penguatan spiritual dalam setiap sendi kehidupan berumah tangga.
“Keluarga adalah madrasah pertama dan utama bagi anak-anak. Jika madrasahnya baik, insya Allah produknya juga akan baik. Maka dari itu, bapak dan ibu guru sekalian, mari kita jadikan keluarga kita sebagai benteng pertahanan yang kuat dari segala godaan dan tantangan zaman,” ujarnya.






0 Tanggapan
Empty Comments