Agenda hari kedua Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) II Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Gresik berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan, Minggu (21/9/2025).
Setelah qiyamul lail, kultum, salat subuh berjamaah, dan zikir bersama, peserta diajak mengikuti kegiatan penyegar tubuh dan pikiran melalui senam pagi dan fun game.
Senam pagi dimulai pukul 05.30 WIB dan dipandu oleh Riza Agustina S.Kep Ns anggota Majelis Kesehatan PDA Kabupaten Gresik. Gerakan yang ditampilkan adalah senam lansia, sebuah gerakan senam yang telah dipatenkan oleh Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) Pimpinan Pusat Aisyiyah Yogyakarta.
Senam lansia sudah diterapkan secara rutin di Aisyiyah Gresik karena merupakan program kerja Majelis Kesehatan PDA Gresik setiap pekan ketiga.
Pelaksanaan senam lansia ini dimulai sejak peresmian Gedung Terpadu Aisyiyah Gresik di Jalan Ikan Gurame, BP Kulon, Gresik, dan terus dikembangkan sebagai bagian dari gerakan hidup sehat.
Fun Game dan Yel-Yel
Setelah senam lansia, kegiatan dilanjutkan dengan fun game yang menghadirkan keceriaan sekaligus melatih kekompakan peserta.
Game pertama adalah Blind Snake (ular buta), terdiri atas tujuh kelompok, masing-masing beranggotakan enam peserta. Tiap kelompok berbaris ke belakang dengan mata ditutup pita satu per satu, lalu peserta memegang bahu teman di depannya.
Dipandu oleh ketua kelompok, barisan tersebut harus berjalan bersama mengambil tiga bingkisan yang diletakkan terpisah. Kelompok wajib mengikuti arahan ketua untuk mencapai tujuan.
Tujuan permainan ini adalah mengajarkan pentingnya trust (kepercayaan) antaranggota tim, melatih kemampuan mendengar instruksi, serta menumbuhkan kesabaran dan koordinasi kelompok.
Game kedua adalah Kata Berantai, sebuah tantangan komunikasi sederhana namun penuh tawa. Permainan ini dibagi menjadi tujuh kelompok yang masing-masing terdiri atas enam peserta.
Peserta di barisan paling belakang diminta menyampaikan sebuah kata secara berantai, dari orang pertama hingga terakhir, lalu peserta paling depan menuliskan hasil kata yang sampai di telinganya.
Permainan ini bermanfaat untuk mengasah konsentrasi, meningkatkan keterampilan komunikasi yang jelas, serta menunjukkan pentingnya ketepatan informasi dalam kerja tim.
Selain itu, ada pula sesi adu yel-yel antarkelompok. Sebanyak tujuh kelompok dengan enam anggota menampilkan yel-yel kreatif untuk menunjukkan semangat dan identitas tim. Sorak sorai terdengar riuh saat tiap kelompok unjuk kebolehan dengan gaya khas mereka.
Pembagian Hadiah
Sebagai penutup sesi, diumumkan pemenang lomba fun game dan yel-yel:
- Juara 1: Kelompok 1
- Juara 2: Kelompok 2
- Juara 3: Kelompok 3
Kemenangan Kelompok 1 semakin berkesan dengan yel-yel khas mereka yang sederhana, tetapi penuh percaya diri. Dipimpin oleh ketua kelompok, Ibu Ayu Mira, mereka meneriakkan:
“Gak duwe yel-yel, gak duwe yel-yel… sing penting pede…
Gak duwe yel-yel, gak duwe yel-yel… sing penting pede…
Kelompok 1,”
Lantas dijawab serempak oleh para anggota:
“Cerdas, ceria dan berhati mulia, yey!”
Kreativitas sederhana namun penuh semangat ini berhasil memikat suasana dan membawa Kelompok 1 menjadi juara pertama.
Refleksi
Idha Rahayuningsih M.Psi Ketua Panitia Rakerpim II, menyampaikan bahwa selingan permainan ini dirancang bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga pembelajaran.
“Melalui game dan yel-yel, peserta diajak membangun kepercayaan, komunikasi, serta menumbuhkan semangat kolektif. Hal ini sejalan dengan nilai kepemimpinan profetik yang menekankan kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu peserta, Nur Dia, anggota Kelompok 2, menyampaikan kesannya.
“Permainan dan yel-yel membuat suasana cair, penuh tawa, sekaligus mempererat persaudaraan di antara kami,” ungkapnya.
“Dengan rangkaian kegiatan sehat, kreatif, dan menyenangkan ini, Rakerpim II tidak hanya menghadirkan forum kerja serius, tetapi juga menumbuhkan kekompakan, semangat, dan keceriaan bagi seluruh peserta,” tambah Ummul Firmani, salah satu peserta dari Kelompok 4.






0 Tanggapan
Empty Comments