Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sepuluh Hari Penuh Haru di Kampung Inggris Pare

Iklan Landscape Smamda
Sepuluh Hari Penuh Haru di Kampung Inggris Pare
Foto bersama di Kampung Inggris Pare (Foto: Muhajir/PWMU.CO)
pwmu.co -

Selama sepuluh hari, 16 siswa SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Sidoarjo menimba ilmu langsung di Kampung Inggris Pare, tepatnya di Lembaga Ar Rahman, Kamis–Sabtu (8–17/1/2026).

Kegiatan ini dikemas dalam program English Intensive Booth (EIB) Camp yang memberikan pengalaman belajar bahasa Inggris secara intensif.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan EIB ini, kata Ustazah Nur Khofifah selaku Koordinator Kurikulum International Class Program (ICP), adalah agar siswa mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.

Ia menyampaikan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk melatih siswa agar mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, yang diwujudkan melalui beberapa sasaran berikut:

  1. Menambah kosakata siswa.
  2. Menambah kepercayaan diri siswa dalam berinteraksi dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dengan lingkungan sekitar.
  3. Meningkatkan character building siswa.
  4. Meningkatkan kekompakan dan kerja sama antarpeserta melalui games interaktif berbahasa Inggris.
  5. Meningkatkan mental spiritual.
  6. Menunjukkan talenta atau bakat, baik dalam story writing, storytelling, berpidato, maupun sebagai MC.

Selain diajarkan bahasa Inggris, para siswa juga dibiasakan hidup disiplin. Pertama, disiplin beribadah. Selama berada di tempat belajar, para siswa melaksanakan salat fardu berjamaah dan tepat waktu, serta salat sunah tahajud dan duha.

Tak hanya itu, mereka juga belajar untuk disiplin belajar. Pembelajaran yang padat ini berlangsung sejak pukul 05.00–11.00, dilanjutkan pukul 15.00–17.00, dan malam hari pukul 19.00–20.30.

Ada Haru Biru di Kampung Inggris Pare
Pembelajaran siswi SD Muhammadiyah 3 Ikrom saat di Kampung Inggris Pare (Foto: Muhajir/PWMU.CO)

Para siswa, pada akhirnya juga membiasakan diri untuk disiplin berorganisasi dan bersosialisasi. Selama belajar di Kampung Inggris, mereka saling membantu membangunkan teman untuk salat tahajud dan saling memberikan motivasi ketika ada teman yang malas belajar.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Salah satu siswa, Raisya Putri Haliman, membagikan kesannya.

“Merasa senang belajar di Kampung Inggris karena ingin lebih bisa mendalami bahasa Inggris, meskipun selama ini di kelas sudah menggunakan bahasa Inggris, dan senang bisa belajar bersama-sama dengan teman-teman,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup pada Sabtu (17/1/2026) dengan penampilan siswa, pemberian reward kepada siswa terbaik selama kegiatan, serta sambutan perpisahan dari Mrs. Calista dan Mrs. Niken.

Tempat belajar di Kampung Inggris Pare yang biasanya tenang dan penuh canda tawa, pada hari itu berubah menjadi suasana haru biru.

Isak tangis siswa-siswi kelas 4 ICP SD Muhammadiyah 3 Ikrom pecah bukan karena tidak lulus post-test atau mendapat hukuman dari guru, melainkan karena harus berpisah dengan para tutor yang telah mendampingi mereka selama 10 hari di Kampung Inggris Pare.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu