
Seri PPDB Abnormal: Pendaftar Membeludak gara-gara Persada, oleh Pahri SAg MM, Ketua Umum Pimpinan Pusat Forum Guru Muhammadiyah (FGM)
PWMU.CO – Persaingan sekolah yang ketat, mengundang perhatian serius Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, untuk membenahi amal usaha pendidikannya.
Di acara pelantikan Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri Kendal, saya diminta untuk melakukan ‘recharging’ kepala sekolah, guru, dan karyawan.
Di hadapan Wakil Ketua PWM Jateng Drs H Martono, Wakil Ketua PDM Kabupaten Kendal Dr H Utomo MPd, Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kendal Drs Sodiq Purwanto MPd, dan peserta lainnya, saya menyampaikan materi penting tentang sukses PPDB abnormal, Sabtu (11/12/2021).
Seringkali, saat gagal dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) kita menuding faktor eksternal sebagai kambing hitam. Suatu misal, suasana masih berduka karena pandemi Covid-19; jumlah lulusan satuan pendidikan di bawah kita lebih sedikit dibanding dengan pagu PPDB yang tersedia.
Atau alasan lain: sekolah kompetitor dari hari ke hari terus bertambah; kadangkala kompetitor menggunakan jurus “mabuk” gratis pendaftaran, bahkan seragam nirbayar diantar sampai pintu rumah calon siswa.
Sebaliknya, tidak banyak sekolah Muhammadiyah—ketika gagal dalam PPDB—kemudian melakukan evaluasi total terhadap foktor internal. Seperti evaluasi terhadap persiapan, perencanaan, pelaksanaan, kinerja team work, sinergisitas pendidik dan tenaga kependidikan (PTK).
Atau berapa persen perhatian kepala sekolah, mobilitas warga sekolah, optimalisasi sarana serta saluran promosi PPDB dan seterusnya.
Baca sambungan di halaman 2: Cara Abrnormal dengan Persada






0 Tanggapan
Empty Comments