Kegiatan Study Tour MATSAMULUH ke Kota Malang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Rabu-Kamis (11-12/02/2026). Study tour ini diikuti oleh siswa-siswi MATSAMULUH mulai dari kelas 7 hingga kelas 9 bersama para guru serta ustadz dan ustadzah pendamping.
Mengusung tema “Bio-Adventure: Eksplorasi Sains dan Dunia Mikroba”, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar secara langsung di luar kelas, khususnya dalam bidang sains dan biologi.
Tema tersebut dipilih sebagai bentuk pembelajaran kontekstual agar siswa dapat memahami ilmu pengetahuan, terutama tentang mikroorganisme dan sistem tubuh manusia, tidak hanya melalui teori tetapi juga melalui pengamatan dan pengalaman nyata di lapangan.
Kepala Sekolah MATSAMULUH, Indah Faizah, menyampaikan bahwa kegiatan study tour ini bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi merupakan bagian dari program pembelajaran luar kelas yang terencana dan memiliki tujuan edukatif.
“Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memperluas wawasan, menambah pengalaman belajar secara langsung, serta mempererat kebersamaan antar siswa maupun dengan guru dan ustadz ustadzah pendamping.menyampaikan bahwa tema ini memiliki makna penting dalam membangun semangat belajar siswa,” tegasnya.
Bio-Adventure
Menurutnya Bio-Adventure menggambarkan perjalanan petualangan ilmiah yang menyenangkan, sedangkan Eksplorasi Sains dan Dunia Mikroba bertujuan agar siswa lebih mengenal peran mikroorganisme dalam kehidupan sehari-hari serta memahami pentingnya menjaga kesehatan tubuh.
Lebih lanjut, Indah Faizah menyampaikan bahwa kegiatan study tour ini merupakan agenda rutin sekolah yang sebelumnya dilaksanakan setiap dua tahun sekali. Namun, setelah melalui pertimbangan dan evaluasi, pelaksanaannya kini diubah menjadi tiga tahun sekali.
Sejak pagi hari, seluruh peserta telah berkumpul di sekolah pada pukul 06.00 WIB untuk melakukan absensi dan menerima arahan dari panitia. Tepat pukul 07.00 WIB, rombongan yang terbagi dalam Bis A dan Bis B diberangkatkan menuju Kota Malang.
Kunjungan PT Yakult
Tujuan pertama adalah PT Yakult Indonesia Persada. Di sana, para siswa mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai proses pembuatan minuman Yakult, mulai dari tahap produksi, proses fermentasi dengan bakteri baik, hingga pengepakan dan pendistribusian ke berbagai wilayah. Para siswa tampak antusias menyimak setiap penjelasan yang diberikan.
Salah satu siswa kelas 8 Farina Irya Fardani MATSAMULUH mengaku sangat senang mengikuti kunjungan tersebut.
“Alhamdulillah senang banget bisa belajar langsung ke pabriknya dan saya jadi tahu kalau Yakult itu punya bakteri baik,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Setelah dari PT Yakult, rombongan semula berencana melanjutkan perjalanan ke Coban Rondo. Namun, karena kondisi cuaca yang tidak mendukung, kunjungan tersebut tidak dapat dilaksanakan. Sebagai gantinya, rombongan langsung menuju penginapan Batu Indah untuk beristirahat dan memulihkan tenaga.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Alun-Alun Kota Batu. Rombongan tiba sekitar pukul 22.00 WIB. Para siswa menikmati suasana malam yang sejuk sekaligus beristirahat setelah perjalanan panjang hari pertama.
Keesokan harinya, setelah menyelesaikan proses check out dari penginapan, rombongan berangkat menuju Coban Rondo pada pukul 07.00 WIB. Setibanya di lokasi, udara sejuk khas pegunungan langsung menyambut kedatangan rombongan. Para siswa menikmati keindahan air terjun sambil mengabadikan momen kebersamaan melalui foto-foto dengan latar pemandangan alam yang asri.
Tujuan terakhir sekaligus yang paling dinantikan oleh para siswa adalah Jatim Park 1. Memasuki area wisata tersebut, rombongan terlebih dahulu mengunjungi Museum Tubuh. Di sana ditampilkan berbagai zona edukatif seperti zona gigi, zona pernapasan, zona pencernaan, zona pembuluh darah, serta beragam ilmu sains dan ilmu sosial yang disajikan secara menarik sebagai media pembelajaran.
Belajar Organ Tubuh Manusia
Guru mata pelajaran IPA, Salimatu Zuhdiyyah, mengaku sangat senang berada di Museum Tubuh karena dapat menjelajahi organ tubuh manusia secara lengkap. Pengunjung seolah-olah menyusuri bagian dalam tubuh manusia secara langsung.
“Masyaallah senangnya, andai pembelajaran di kelas langsung di sini, pembelajarannya jelas dan anak-anak senang tanpa bosan,” ungkapnya.
Setelah mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan, para siswa melanjutkan perjalanan menuju area wahana permainan. Meski harus berjalan cukup jauh, mereka tetap terlihat antusias. Satu per satu wahana dinaiki, seperti Himalaya Coaster, Gold Mining Coaster, Doggy Coaster, hingga Rumah Hantu.
Cuaca hujan yang turun tidak menyurutkan semangat anak-anak. Namun, beberapa wahana terpaksa dihentikan demi keamanan sehingga membuat sebagian siswa merasa kecewa karena telah mengantre panjang. Marsya, salah satu siswa kelas 7, mengungkapkan rasa kecewanya.
“Sudah antre panjang tapi tidak boleh naik,” katanya.
Wahana Permainan
Wahana yang paling menantang adalah Rumah Hantu. Meski beberapa siswa sudah pernah masuk sebelumnya, mereka tetap ingin merasakan sensasi bersama teman-teman. Maulidiya Imtiyaz mengaku sangat menikmati pengalaman tersebut.
“Seru banget karena bareng teman masuk jadi tidak seberapa takut,” ujarnya.
Meskipun tidak semua wahana dapat dinikmati akibat cuaca, rasa puas dan bahagia tetap terpancar dari wajah para siswa. Kebersamaan dan pengalaman yang didapat menjadi kenangan berharga.
Setelah dari Jatim Park 1, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Masjid Cheng Hoo untuk melaksanakan salat sekaligus berbelanja oleh-oleh. Para siswa terlihat sangat semangat memilih berbagai buah tangan untuk keluarga di rumah. Suasana penuh keceriaan tampak saat mereka berbelanja dan saling menunjukkan pilihan oleh-oleh masing-masing.
Usai beristirahat dan berbelanja, rombongan melanjutkan perjalanan pulang menuju Gresik dengan membawa pengalaman, ilmu pengetahuan, serta kenangan indah yang tak terlupakan dari kegiatan Study Tour MATSAMULUH ke Malang dan Batu. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments