Komitmen SMP Muhammadiyah 7 Surabaya dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an memasuki babak baru. Sebuah rumah di Jalan Dupak Jaya Gang 5 Nomor 42 kini resmi difungsikan sebagai Rumah Tahfidz Al-Qur’an sekaligus Boarding School Putri bagi para siswi sekolah yang dikenal sebagai “Sekolahnya Para Pemimpin”.
Peresmian yang berlangsung khidmat pada Selasa (17/3/2026) itu dihadiri pemilik rumah selaku wakif, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bubutan, Majelis Dikdasmen, Majelis Tabligh PCM Bubutan, tokoh masyarakat setempat, serta guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 7 Surabaya.
Kolaborasi Strategis dengan Darul Qur’an
Program ini dirancang untuk memperkuat pendidikan keagamaan, khususnya tahfizhul Qur’an. Terdapat dua program unggulan yang akan dijalankan.
Pertama, program Tahfidzul Qur’an yang bekerja sama dengan Rumah Tahfidz Darul Qur’an. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung setiap sore pukul 15.30–17.30 WIB dan direncanakan mulai berjalan pada awal April 2026 dengan bimbingan para asatidz.
Kedua, program Boarding School Putri dengan konsep asrama. Program ini mencakup hafalan Al-Qur’an, kajian keislaman, pembelajaran bahasa Arab, serta pembinaan ibadah harian, seperti tausiyah dan salat tahajud berjamaah.
Dari Niat Mulia Menjadi Pusat Pendidikan
Program ini berawal dari niat Bapak Bachruddin, pemilik rumah, yang ingin agar aset peninggalan ayahnya, almarhum Bapak Haji Maidi, dapat memberikan manfaat lebih luas sebagai amal jariyah. Gagasan tersebut kemudian dikembangkan oleh pihak sekolah menjadi pusat pendidikan terpadu.
Dalam pengelolaannya, Bachruddin bertindak sebagai wakif, sementara SMP Muhammadiyah 7 Surabaya berperan sebagai nadzir.
“Kami mengapresiasi keikhlasan Bapak Bachruddin sekeluarga. Gagasan ini kami kembangkan agar memberi manfaat lebih luas dan menjadi berkah bagi masyarakat serta siswi,” ujar Kepala SMP Muhammadiyah 7 Surabaya, Gus Imsap.
Persiapan Tahun Ajaran Baru
Setelah peresmian, sekolah akan memfokuskan pada persiapan teknis. Program Tahfidz dijadwalkan mulai berjalan pada April 2026, sedangkan Boarding School Putri akan mulai menerima santriwati baru pada tahun ajaran baru, sekitar Juli 2026.
Pihak keluarga berharap program ini dapat dikelola secara amanah dan menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an di lingkungan Dupak Jaya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments