
PWMU.CO – Gemuruh optimisme dan semangat inovasi menyelimuti gelaran Konferensi Pimpinan Daerah (Konpida) yang digelar oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Lamongan pada Jumat (30/5/2025) hingga Minggu (1/6/2025).
Di tengah evaluasi capaian setengah periode, sebuah gebrakan visioner berhasil diukir dengan peresmian Logo Pelajar Cendekia sebagai identitas baru, Komunitas Ruang Rasa sebagai wadah pengembangan diri, serta Cendekia Fess sebagai lembaga media yang berdedikasi pada informasi dan diseminasi.
Peresmian yang menandai loncatan besar ini dilakukan secara langsung oleh dua tokoh penting pergerakan, yaitu Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan dan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur.
Inisiatif luar biasa ini bukan sekadar program kerja, melainkan wujud nyata dari komitmen PD IPM Lamongan untuk mencetak generasi pelajar yang paripurna.
Ketua Umum PD IPM Lamongan, Dimas Julian Arman, dengan penuh semangat menyampaikan bahwa IPM Lamongan harus membentuk badan inkubasi keilmuan, baik dalam kemampuan akademik maupun non-akademik. Dengan adanya badan inkubasi ini, kader-kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga berprestasi di luar kelas.
Menurutnya, logo Pelajar Cendekia ini bukan sekadar lambang visual, melainkan representasi semangat dan tekad IPM Lamongan dalam mencetak generasi penerus bangsa yang visioner dan kritis.
“Makna Pelajar Cendekia bagi kita bukan hanya simbol, tetapi juga semangat dan tekad dalam setiap upaya mempercerdas generasi penerus bangsa. Pelajar Cendekia merupakan representasi harapan dan ketulusan perjuangan dalam berdakwah, sebagaimana KH Ahmad Dahlan dalam menyebarkan dakwah melalui Muhammadiyah,” pungkasnya.
Inovasi lain yang tak kalah penting adalah peluncuran Komunitas Ruang Rasa. Di tengah derasnya arus informasi dan tantangan zaman, hadirnya ruang untuk mengasah kecerdasan emosional dan spiritual menjadi sebuah keniscayaan.
Komunitas Ruang Rasa adalah tempat di mana perasaan dan pengalaman pelajar dihargai dan didengarkan dengan sepenuh hati. Komunitas ini menggambarkan betapa pentingnya kepekaan dan empati sebagai model utama bagi para konselor sebaya.
Puncak dari rangkaian peresmian ini adalah diperkenalkannya Cendekia Fest. Ini bukan sekadar atribut, melainkan sebuah lembaga media yang digerakkan oleh pelajar, untuk pelajar, dan bagi masyarakat luas.
Cendekia Fess hadir sebagai lembaga media resmi PD IPM Lamongan. Bukan hanya sekadar kumpulan pena dan kamera, tetapi juga menjadi nyawa narasi, tempat berpikir tajam, bertindak cepat, dan menyuarakan kebenaran. Peresmian tiga pilar ini menegaskan bahwa PD IPM Lamongan tidak sekadar berjalan, tetapi berlari, melompat, dan terbang tinggi menuju masa depan yang gemilang.
Semoga dengan hadirnya Logo Pelajar Cendekia, Komunitas Ruang Rasa, dan Cendekia Fess, IPM Lamongan terus menjadi mercusuar bagi lahirnya generasi pelajar Muhammadiyah yang mandiri, berilmu, berakhlak mulia, serta siap menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). (*)
Penulis Eka Julia Rohmawati Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments