Mengawali tahun 2026, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Tropodo, Waru, Sidoarjo menggelar kegiatan silaturrahim dan konsolidasi program.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (1/1/2026) bertepatan dengan 12 Rajab 1447 H, bertempat di Rumah Makan Almaz Chicken, Surabaya.
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja selama tahun 2025.
Selain itu, forum bersama ini juga dimanfaatkan untuk menyusun dan mematangkan perencanaan program kerja tahun 2026 agar lebih terarah, terukur, dan berdampak luas bagi umat dan masyarakat sekitar.
Ketua PRM Tropodo Abdul Aziz menyampaikan, salah satu program strategis yang menjadi fokus pembahasan adalah rencana pengadaan lahan tanah yang akan diperuntukkan sebagai Pusat Dakwah Muhammadiyah PRM dan PRA Tropodo Waru Sidoarjo.
“Pengadaan lahan ini sangat penting sebagai pusat aktivitas dakwah, pembinaan, dan pelayanan umat. Kita akan bersinergi dengan berbagai pihak guna mewujudkan program ini,” ujar Aziz.
Menurutnya, keberadaan Pusat Dakwah Muhammadiyah di tingkat ranting diharapkan dapat menjadi sentra kegiatan keislaman, penguatan ideologi persyarikatan, serta ruang pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Selain membahas program jangka menengah dan panjang, agenda silaturrahim ini juga difokuskan pada persiapan pelaksanaan Musyawarah Pimpinan Ranting (MUSYPIMRAN) PRA Tropodo. Ketua PRA Tropodo, Sulin, menegaskan pentingnya perencanaan yang matang agar agenda organisasi berjalan efektif dan selaras dengan kebutuhan jamaah.
“Kami juga membahas persiapan Musyawarah PRA Tropodo serta perencanaan Program Ramadan 1447 H. Harapannya, seluruh program dapat berjalan lebih terarah, sinergis, dan benar-benar memberi manfaat luas bagi umat,” ungkap Sulin.
Program Ramadan menjadi perhatian khusus karena momentum tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan kualitas ibadah, dakwah, dan kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan Tropodo.
Oleh karena itu, koordinasi antara PRM dan PRA menjadi kunci agar seluruh kegiatan dapat berjalan optimal.
Silaturrahim ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan semangat kebersamaan. Seluruh peserta berharap, hasil evaluasi dan perencanaan yang telah dirumuskan dapat menjadi pijakan kuat dalam menggerakkan roda organisasi di tahun 2026.
“Semoga seluruh rencana dan ikhtiar yang telah dirumuskan diberikan kemudahan oleh Allah SWT, dilancarkan pelaksanaannya, serta membawa keberkahan bagi persyarikatan dan masyarakat sekitar,” demikian doa dan harapan yang mengiringi penutupan kegiatan silaturrahim tersebut. (*)


0 Tanggapan
Empty Comments