Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Simulasi Aksi DAD Ekosentris, Kader IMM Soroti Isu Komersialisasi Pendidikan

Iklan Landscape Smamda
Simulasi Aksi DAD Ekosentris, Kader IMM Soroti Isu Komersialisasi Pendidikan
Para aktivis IMM Komisariat Ekosentris beraksi di SD Almadany Kedanyang. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Darul Arqom Dasar (DAD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Ekosentris yang berlangsung di SD Almadany Kedanyang menghadirkan dinamika kaderisasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.

Pada hari kedua kegiatan, peserta mengikuti simulasi aksi bertema komersialisasi pendidikan sebagai bentuk implementasi nyata dari materi Manajemen Aksi.

Materi Manajemen Aksi  disampaikan oleh Mohammad Syahrul Ramdhani A., SH, MH, yang menekankan pentingnya perencanaan strategis dalam setiap gerakan mahasiswa.

Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa aksi yang kuat lahir dari analisis yang tajam, konsolidasi yang matang, serta strategi komunikasi yang terarah.

“Simulasi ini dirancang untuk melatih kader dalam membaca persoalan sosial, menyusun langkah gerakan, hingga membangun narasi perjuangan yang sistematis. Isu komersialisasi pendidikan dipilih sebagai bentuk refleksi atas realitas meningkatnya biaya pendidikan yang berpotensi membatasi akses masyarakat terhadap hak dasar memperoleh pendidikan,” katanya.

Ketua Bidang HPKP IMM Komisariat Ekosentris, Arya Firmansyah, menyampaikan bahwa simulasi tersebut menjadi ruang belajar yang konkret bagi kader.

“Kami ingin peserta memahami bahwa aksi bukan hanya soal turun ke jalan, tetapi tentang bagaimana mengelola isu, membangun kekuatan kolektif, dan menyampaikan gagasan secara strategis. Simulasi ini melatih keberanian sekaligus ketajaman berpikir kader,” ujarnya.

Dalam praktiknya, peserta dibagi ke dalam beberapa tim, mulai dari tim kajian isu, tim lapangan, tim negosiator, hingga tim media.

Mereka menyusun tuntutan, merumuskan pernyataan sikap, serta melakukan orasi ilmiah yang menyoroti dampak komersialisasi pendidikan terhadap mahasiswa dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ketua Umum IMM Komisariat Ekosentris, Ahmad Fauzy Windarto, menegaskan bahwa kader IMM harus hadir sebagai penjaga nilai keadilan sosial.

Simulasi Aksi DAD Ekosentris, Kader IMM Soroti Isu Komersialisasi Pendidikan
Foto: Istimewa

“Pendidikan adalah hak, bukan komoditas. IMM sebagai gerakan mahasiswa harus mampu mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada rakyat. Intelektualitas harus berjalan seiring dengan keberanian bersuara,” tegasnya.

Sementara itu, MOT Indra Dwi Setiawan menambahkan bahwa kader IMM dituntut untuk mampu memadukan analisis kritis dengan keberpihakan sosial.

“Manajemen aksi bukan sekadar teknis gerakan, tetapi seni mengelola perubahan. Dari sinilah kader ditempa untuk menjadi generasi yang tidak apatis, melainkan solutif dan progresif,” ungkapnya.

Simulasi aksi ini menjadi salah satu momentum paling dinamis dalam rangkaian DAD yang berlangsung selama tiga hari dua malam tersebut.

Melalui kegiatan ini, IMM Komisariat Ekosentris berharap lahir kader-kader yang tidak hanya memahami konsep gerakan, tetapi juga siap memperjuangkan pendidikan yang adil dan berkemajuan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu