
Foto bersama Guru dan Karyawan SD Muhammadiyah 1 Sedati dan SD Muhammadiyah 2 Denpasar. (Kurniawan Kusuma/PWMU.CO).
PWMU.CO – SD Muhammadiyah 1 Sedati dan SD Muhammadiyah 2 Denpasar menandatangani nota kesepahaman (MoU) program tukar pelajar. Dalam semangat kolaborasi dan dakwah pendidikan, penandatanganan tersebut sebagai bentuk sinergi antarsekolah Muhammadiyah lintas wilayah.
SD Muhammadiyah 2 Denpasar telah berdiri selama 56 tahun, berstatus Akreditasi A, dan menjunjung tinggi motto “Berakhlak, Berprestasi, dan Berbudaya”. Pada agenda tersebut SD Muhammadiyah 2 Denpasar menjadi tuan rumah.
Lebih lanjut, acara ini terhadiri oleh Ketua PCM Sedati, Arifin Hariyanto ST yang sekaligus memberikan sambutan pembuka.
Kolaborasi Antar Wilayah, Perkuat Dakwah
Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi antar wilayah untuk memperkuat dakwah Muhammadiyah di ranah pendidikan.
“Silaturrahmi ini bukan hanya soal bertemu, tapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat jaringan dan program-program unggulan Muhammadiyah” tegasnya.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Sedati, Dhani Harsyayahdi SHI turut menyampaikan sambutan hangat dan mengajak untuk saling belajar antar sekolah.
Ia hadir bersama rombongan guru dan karyawan yang antusias dalam menjalin kerja sama dan bertukar wawasan dengan SD Muhammadiyah 2 Denpasar.
Ketua PDM Kota Denpasar, Tatang Wisnu Wardhana SPt menyampaikan kebanggaannya atas kehadiran rombongan dari PCM Sedati dan SD Muhammadiyah 1 Sedati. Ia menekankan bahwa sinergi lintas daerah akan memberikan energi baru bagi pengembangan Muhammadiyah di Bali.
Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 2 Denpasar, Parhan SPd menyoroti pentingnya penghormatan terhadap budaya lokal. Hal tersebut agar sekolah Muhammadiyah bisa diterima secara luas oleh masyarakat Bali, terutama bagi wali murid yang bukan pribumi.
Selain itu, ia juga menegaskan adanya tantangan dengan kehadiran sekolah negeri yang mendapat fasilitas penuh dari pemerintah. Hal itu, menurutnya, menjadi pemacu semangat untuk mengembangkan sekolah Muhammadiyah dengan menonjolkan keunggulan prestasi dan pelayanan.
Tentang SD Muhammadiyah 2 Denpasar
Saat ini, SD Muhammadiyah 2 Denpasar memiliki 735 siswa, 29 rombel, 38 guru tetap, 13 karyawan, dan 4 tenaga tidak tetap.
Seluruh guru dan karyawan berstatus 100 persen di bawah naungan PPM/Yayasan. Untuk mendukung PPDB, guru bersertifikasi ditargetkan merekrut dua siswa baru, dan bagi yang belum bersertifikasi minimal satu siswa.
Ortom juga aktif dilibatkan dalam proses promosi dan rekrutmen. Sekolah ini menghidupkan budaya persyarikatan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Sang Surya di awal atau akhir KBM.
Penghormatan terhadap satpam dan OB sebagai garda terdepan pelayanan sekolah juga menjadi nilai yang ditanamkan. Hubungan hangat dengan wali murid terus terbangun melalui pelayanan yang humanis dan kekeluargaan.
Pada kesempatan ini, juga diperkenalkan program unggulan dari Muhammadiyah Kota Denpasar. Misalnya berupa pemberangkatan haji bagi guru dan pengurus daerah atau cabang yang berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi insan pendidik.
Penandatanganan MoU ini bukan hanya langkah administratif. Melainkan simbol tekad bersama untuk terus memajukan pendidikan Islam yang rahmatan lil ‘alamin, berkemajuan, dan kontekstual dengan masyarakat sekitar.
Penulis Kurniawan Kusuma, Editor Danar Trivasya Fikri






0 Tanggapan
Empty Comments