
Panitia Fortasi 2025 oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah 10 Mantup. (M. Arief Andriansyah/PWMU.CO).
PWMU.CO – Kegiatan Fortasi (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) SMK Muhammadiyah 10 Mantup tahun 2025 menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai-nilai keorganisasian, kedisiplinan, serta memperkuat estafet kaderisasi.
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak Sabtu-Jumat (12-18/07/2025), Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMK Muhammadiyah 10 Mantup tampil sebagai garda terdepan dalam menyukseskan seluruh rangkaian acara.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Yeni Oktaviana SPd sekaligus ketua pelaksana Fortasi, menyampaikan bahwa peran IPM dalam kegiatan Fortasi sangatlah strategis.
“Kami berharap IPM tidak hanya belajar merancang dan menjalankan kegiatan. Tetapi juga dapat menjadi contoh sebaya yang positif bagi adik-adik kelas X. Dari sini, kami ingin mencetak kader-kader baru yang siap melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan” ujarnya saat sambutan penutupan.
Konsep Fortasi 2025
Fortasi 2025 ini mengusung konsep pembinaan karakter pelajar Muhammadiyah. Lebih lanjut, agenda tersebut terlaksana dengan semangat kolaboratif antara pihak sekolah, pembina OSIS, serta pengurus PR IPM.
Bermula dengan kegiatan persiapan dan pra-Fortasi pada Sabtu (12/07/2025), para pengurus IPM telah menyusun konsep acara, menyusun jadwal kegiatan, mempersiapkan perlengkapan, serta melatih panitia dalam hal teknis dan komunikasi.
Muhammad Hisyam Mahfud Ramadhan, Ketua PR IPM SMK Muhammadiyah 10 Mantup, menjelaskan bahwa keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama tim dan semangat kebersamaan.
“Kami telah berupaya dengan maksimal untuk mempersiapkan dan menjalankan Fortasi 2025 ini sebaik mungkin. Ini bukan hanya tentang suksesnya acara, tetapi juga tentang melatih tanggung jawab dan kepemimpinan setiap pengurus” ucap Hisyam.
Sinergi Antar Pengurus
Sementara itu, Anggelika Dwi Saskya, selaku koordinator kegiatan Fortasi dari IPM, turut menyampaikan bahwa seluruh pengurus berusaha menjalin sinergi yang baik demi kelancaran acara.
“Kami ingin memberi kontribusi terbaik untuk sekolah melalui Fortasi ini. Harapan kami, adik-adik kelas X yang baru bergabung di sekolah dapat merasakan manfaatnya dan termotivasi untuk ikut bergabung di IPM, meneruskan estafet kepemimpinan yang telah kami jalani” tutur Anggelika.
Selama lima hari pelaksanaan Fortasi, para peserta dikenalkan dengan nilai-nilai dasar sekolah, budaya disiplin, serta kegiatan pengembangan diri. Seperti pentas seni, materi motivasi, hingga penguatan ideologi Muhammadiyah.
PR IPM hadir tidak hanya sebagai panitia pelaksana, tetapi juga sebagai teladan dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan kekompakan.
Dengan sinergi yang solid dan semangat kaderisasi yang tinggi, PR IPM SMK Muhammadiyah 10 Mantup membuktikan bahwa pelajar bukan hanya objek pendidikan.
Tetapi juga subjek yang mampu menciptakan perubahan. Fortasi 2025 menjadi bukti nyata bahwa generasi muda siap memimpin dengan karakter dan keteladanan.
Penulis M. Arief Andriansyah, Editor Danar Trivasya Fikri





0 Tanggapan
Empty Comments