Dalam upaya mendukung transformasi pertanian nasional menuju era digital, tiga siswa Jurusan Teknik Elektronika Industri (TEI) SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng Banyuwangi berhasil menciptakan inovasi teknologi perangkap hama pertanian berbasis Internet of Things (IoT) yang dinamai PANJER.IO, Rabu (26/11/2025).
Ketiga siswa berprestasi tersebut adalah Muhammad Akbar Trian Syah Reza Kelas XI TEI 2, Moh. Bintang Ari Arrosyid Kelas XI TEI 1, dan Ahmad Ainur Ramadhani siswa Kelas XI TEI 2.
Dari inovasi teknologi ini mereka berhasil meraih dana hibah dalam ajang kompetisi bisnis Ignivision 2025 di Universitas Muhammadiyah Jember. Selain itu PANJER.IO juga membuka jalan bagi program teaching factory sekolah untuk menghasilkan produk tepat guna bagi masyarakat.
Ketiga siswa yang tergabung dalam tim proyek low cost precisson agriculture (LOA) ini mengembangkan PANJER.IO sebagai solusi terintegrasi bagi petani cabai yang selama ini bergantung pada pestisida kimia.
Alat ini mengombinasikan tiga fungsi utama: light trap otomatis untuk menangkap hama, sistem penyiraman cerdas berbasis sensor kelembaban tanah, serta teknologi sonic bloom untuk merangsang pembukaan stomata tanaman melalui frekuensi suara.
“Kami melihat petani cabai di sekitar banyak yang mengeluh. Serangan thrips dan kutu putih bisa membuat gagal panen hingga 40%, sementara biaya pestisida mencapai Rp 500.000 per bulan. Dari situ kami berpikir bagaimana kalau kita gunakan IoT sederhana tapi presisi untuk mengatasi masalah nyata,” ujar Muhammad Akbar.
Teknologi yang dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor DHT22, soil moisture sensor, dan LED spektrum UV-A 365nm serta biru 450nm. Logika kerjanya sederhana namun efektif: lampu LED otomatis menyala pada pukul 19.00-05.00 WIB dengan pulsing 38Hz untuk menarik hama.
Pompa air menyiram hanya saat kelembaban tanah di bawah 40% selama 5 detik burst, dan modul MP3 memutar frekuensi 1000Hz pada jam 06.00 dan 18.00 untuk merangsang stomata.
PANJERO.IO: Inovasi Siswa SMK Muda Genteng
Irwinda Rorine Natalia, S.Tr.T., guru pembina program LOA menyatakan bangga atas prestasi siswanya.
“Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah jawaban nyata atas tantangan pertanian kita. Mereka membuktikan bahwa teknologi tidak harus mahal dan rumit untuk berguna,” katanya usai siswa bimbingannya menerima penghargaan di Jember.
Guru yang akrab disapa Irwinda ini berkomitmen mendampingi siswa untuk mengembangkan PANJER.IO hingga menjadi produk unggulan sekolah. Rencana jangka panjang melibatkan peningkatan kapasitas produksi melalui program teaching factory untuk memproduksi alat ini secara masal di bawah supervisi industri mitra.
“Kami akan integrasikan ini ke dalam kurikulum. Siswa belajar merakit, coding, uji coba, hingga pemasaran semuanya dalam satu proyek nyata. Ini esensi Teaching Factory,” tambahnya.
Targetnya, pada Tahun Ajaran 2026/2027 SMK Muda Genteng bisa memproduksi beberapa unit untuk didistribusikan kepada petani lokal dengan skema kemitraan atau bantuan sekolah.
Keunggulan PANJER.IO
Kepala SMK Muda Genteng, Tamyis Rosidi MPd memberikan apresiasi tinggi.
“Inovasi seperti ini yang kita butuhkan. Murah, ramah lingkungan, dan melibatkan generasi muda. Kami siap dukung pengembangannya,” ujarnya singkat.
Dengan dana hibah dari Ignivision, tim berencana memperbaiki desain waterproofing, mengembangkan versi solar panel, serta menambahkan fitur countdown counter serangga yang terperangkap. Mereka juga akan mendaftarkan hak kekayaan intelektual dan menjalin kemitraan dengan koperasi petani.
Keunggulan PANJER.IO terletak pada kesederhanaan, tidak memerlukan machine learning kompleks, cukup logika if-else dasar yang bisa dipelajari siswa SMK dalam seminggu. Dashboard Website memungkinkan monitoring via smartphone secara real-time, sementara LCD display menyediakan informasi lokal di lapangan.
Kisah sukses ini membuktikan bahwa Siswa Elektronika SMK Muda Genteng mampu menjadi motor inovasi. Dari lab Elektronika, tercipta solusi pertanian cerdas yang tidak hanya meraih prestasi, tetapi juga menyentuh nyawa petani dan lingkungan.
PANJER.IO adalah cahaya baru bukan hanya untuk menangkap hama, tapi untuk menerangi masa depan pertanian Indonesia yang lebih cerdas dan berkelanjutan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments